Selamat Berlebaran

kartu-lebaran.jpg

11 Komentar

by | 16/07/2015 · 8:44 pm

11 responses to “Selamat Berlebaran

  1. salam komandan@ minal aidin wal faidzin, Ndan.. mohon maaf lahir dan bathin…
    Rahayu, Rahayu…

  2. sipp Ndan.. senangnya hati saya..

  3. salam komandan@ mohon maaf Ndan, keluar dari tema…
    saya hny mau curhat..
    semua teman yg tadinya antusias mendukung saya, kini memandang sinis terhadap saya.. di manapun…
    entah saya punya salah apa?
    penjualan saya tersendat Ndan.. setalah padat merayap…

    • o-o

      Salam Kang Nur.
      Nggak apa Kang… dimana dan topik apa saja OK.
      Hhhh….. ikut prihatin Kang Nur. Kebanyakan bangsa kita memang begitu…. estimasinya kurang tepat… bila dia under estimate sesuatu yg ternyata kebalikannya maka responnya kekaguman, bila dia over estimate dan kenyataan tak sesuai dengan ekspektasinya maka responnya adalah sinis…. apalagi ini pembicaraan buku mengarah ke SP… yang rerata mereka sudah punya pendapat sendiri…. so… sepertinya mereka yg bersikap begitu adalah punya karakter tipe 1 atau 2.
      Mungkin perlu dipertimbangkan populasi pasar yg berbeda Kang Nur…. misal menitipkan ke toko-toko buku atau kios buku retail.
      Semoga sukses Kang Nur. Amiiin.

  4. salam komandan@ benar sekali Ndan.. tapi utk masalah Sp dlm novel saya, saya sama sekali tidak menyinggung hal ini Ndan.. bahasan Sp hanya di dongbud saja… di manapun saya mmperkenalkan produk saya, lebih kpd romance dan keindigoan.. hanya itu saja…
    untuk dijual di tobuk, saya blm punya modal Ndan.. karena saya cetak hanya sistem print of demand..

    saat2 ini penjualan saya sdg padat merayap Ndan, bahkan hanya 5 km/jam, kayak keobg racun di pinggir sawah.. hhe
    punya trik/strategi jitu gak Ndan, untuk mendongkrak penjualan..?

    • o-o

      Salam Kang Nur.
      Ooo… begitu…. jadi nggak ada stok bukunya Kang Nur.
      Maap… menurut saya lho Kang Nur…. masalahnya adalah pasar sasaran distribusi buku karya Kang Nur kayaknya kurang tepat. Kebanyakan populasi komunitas blog klosobedah, DongBud, Akigendengbanget, Sabdadewi bukan penggemar karya novel romance….. kalau tentang indigo masih OK…. hmm… tapi… maap… secara keseluruhan inti cerita novelnya romance dg tokohnya yg super indigo sebagai “kembangnya” atau… intinya tentang super indigo dan romance-nya hanya sebagai “kembangnya”? Hal ini tentu beda kalangan penggemarnya…. sehingga strateginya juga beda.
      Nuwun.

  5. salam komandan@ kembangnya itu dua hal tersebut Ndan.. sama persis seperti gambar covernya..
    yah, mungkin memang beginilah rasanya orang yg sedang berjuang…
    tanpa relasi, arah, dan uluran tangan dari senior yg seprofesi…

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s