Sabdo Palon dan Noyo Genggong

Sabdo Palon dan Noyo Genggong

Merupakan awal (penyebab) dari lenyapnya kesejahteraan/ kemakmuran di tanah-air yang dalam bahasa Jawa kuno (Kawi) “Sirno Ilang Kertaning Bhumi” karena hilangnya (murcane) Sabdo Palon dan Noyo Genggong. Hal ini juga yang akan mampu mengakhirinya sehingga kembali ke masa kemakmuran/ kesejahteraan yang dikatakan sebagai kembalinya Sabdo Palon dan Noyo Genggong sebagai pemomong/ pengasuh bangsa.

Telah ratusan tahun kesejahteraan telah lenyap seiring dengan kerusakan di bumi pertiwi dan ini telah diramalkan oleh leluhur yaitu Jayabaya. Disabdakan bahwa nanti akan timbul masa kejayaan- kemakmuran- kesejahteraan (disebutkan sebagai zamanku/ seperti zaman pemerintahan Jayabaya) apabila telah ada tanda-tandanya.

Pertandanya adalah ada perahu berjalan diudara (pesawat terbang), kereta tanpa kuda (mobil), pulau Jawa kalungan wesi (rel kereta api), pajak mencekik leher, orang jujur ajur, pencuri pada menari dst …. tetapi tanda-tanda tersebut telah ada sejak jaman penjajahan kolonial Belanda dan ternyata zaman kemakmuran dan kesejahteraan belum datang juga.

Apakah ini berarti ramalan Jayabaya hanya isapan jempol saja?.

Ataukah kita salah memaknai isi ramalan tersebut?.

Makna Sabdo Palon
perkataan
Power speak
Makna Noyo Genggong

Dari gambar tersebut diatas cukup jelas bahwa Sabdo Palon dan Noyo Genggong adalah karakter sifat yang harus dimiliki kembali oleh bangsa kita agar terwujud kemakmuran-kesejahteraan-ketenteraman bangsa dan negara kita.

Nuwun.

Topik berikutnya adalah memaknai Satrio Piningit.

25 Komentar

Filed under klosobedah

25 responses to “Sabdo Palon dan Noyo Genggong

  1. Salam komandan @ manteb banget ndan..jempol 4 buat komandan..
    Mudah2an ada satu org manusia yg bisa menyebarkan virus sabdopalon-nayagenggong pada semua orang..seperti virus yg menyebar di satu kota..
    #ditunggu kelanjutannya ndan..

  2. O-O

    Salam Kang Nur.
    Duuuh… Matursuwun Kang Nur dapet 4 jempol dari akang.🙂 nambah semangat buat neruskan tulisan.🙂
    Amin…. semoga tidak hanya satu orang tapi puluhan bahkan ratusan yang bisa menyebarkan sifat kesatria Sabdo Palon dan Noyo Genggong keseluruh bangsa kita.
    Nuwun.

  3. Ping-balik: Satrio Piningit atau Satrio Ra Piningit ? | "Pagelaran Kloso Bedah"

  4. Salam kang js,komandan..
    Coba kalau ada hari libur besok,saya akan begadangan di gunung,ndan..Insya Alloh..
    Bilamana diberitahu tentang beberapa pertanyaan sy disana,sy akan komentar disini..

  5. O-O

    Salam Cak JS,
    Suwun di-Amin-i Cak…. Semoga mendung dan badai segera berlalu.

    Salam Kang Nur.
    Amin… Semoga di Ijabah Gusti niat mulia akang disana.
    Hmmm…. akang mau ngajukan pertanyaan disana? Emang ada siapa sih Kang? si gunung mana Kang?
    Bila berkenan…:) mohon ….ssstt… bocorannya🙂

  6. Salam komandan@ matursuwun ndan atas apresiasinya..
    titik2 yg biasa sy tuju,gng slamet,gng sunda,gng sembung,gng salak,beberapa dataran tinggi di purwakarta,dan pernah juga di gng welirang…
    Gak tentu bertanya pd siapa ndan,sak ketemu disana aja..tergantung tempat,dan waktu pas lagi disana,

    • O-O

      Salam Kang Nur.
      Waaooooww…..🙂 Salut Kang. Semoga lancar tugas akang disana.
      Matur suwun… benar-benar usaha yang patut diacungi jempol.

      • js

        Slam Mas Nurkahuripan

        Semoga ada jawaban yang jelas dan gamblang dan bisa disampaikan kepaada banyak teman atau masyarakat….

  7. Salam komandan,kang js@ Amin..Amiin..Aamiiin…

    • O-O

      Amiiin. YRA/
      Salam Kang Nur, Cak JS.
      Pitik tarungnya tinggal babak semi-final…atau mungkin sudah menjelang babak final…. botohnya ongkang-ongkang🙂

      • js

        Salam dan selamat malam Mas ABR , Mas Nurhauripan…

        Semoga ada keterangan lebih lanjut tentang “botoh ongkang ongkang ” , siapa saja botohnya ??…terima kasih…,Nuwun

  8. js

    Botoh adu ayam , menurut saya mereka itu jahat dan perlu ditangkap polisi , dengan tuduhan membuat wilayah adu ayam tidak aman dan ricuh atau tuduhan menganiaya hewan dan semena mena…

  9. O-O

    Salam Cak JS, Kang Nur.
    Cuuuoooocook Cak.
    Hmmm….tapi… Hehehe….🙂
    Semoga ada yang bisa nangkep.
    Nuwun.

    • js

      Salam Mas ABR…

      Kalau saja dan misal Tuhan Sang Pencipta sudah turun tangan lalu terjadi hal dan peristiwa ada ayam tarung sekandang maka dan lalu banyak terbongkar kasus curang dan jahat, he he , binun saya untuk menganalisa atau menjawab tentang botoh….Nuwun

  10. Ping-balik: Semut Ireng Anak-Anak Sapi | "Pagelaran Kloso Bedah"

  11. js

    Salam damai sejahtera…

    Mas ABR , tulisan saya ini yang hanya asal saja

    Kami sangat yakin bahwa Sabdo palon dan Noyo Genggong telah hadir…entah sekarang kemana dan dimana , mungkin mencari bendoronya, he he..

    Apakah 2 nama itu adalah kias atau sosok nyata , maka hal itu adalah tergantung pandangan dan tafsiran setiap orang…

    Satria yang diapit Sabdo palon dan Noyo Genggong , membuahkan dan berakibat hal yang luar biasa , sabdonya dadi , pola pikir dan perilakunya pasti terbimbing “Shang Hyang Widhi ” , memikirkan banyak kehidupan yang dilihat , melihat dengan hati dan pikiran, meelihat dan memikirkan permasalahan banyak manusia / rakyat….

    Notonagoro , ramalan yang melegenda dan dipercaya rakyat , sekarang masih tinggal 2 kata yaitu GORO , apakah Go adalah goro goro , kapan terjadi , sebenarnya sudah dan telah berlangsung lalu apakah RO adalah Rosul / utusan Tuhan / satrio yang diiringi Sabdo Palon dan Noyo Genggong…..hanya Tuhan YME yang tahu….

    Nuwun

  12. O-O

    Salam Cak JS.
    Noto nagoro (menata negara) adalah kewajiban setiap kepala negara. Negara terdiri dari rakyat, wilayah tanah-air dan pemerintahan… menata tentunya mengatur negara menjadi lebih baik…bukan sebaliknya…itu dilihat dari sudut pandang harfiah.
    Nuwun.

  13. Ping-balik: Tarung Sekandang. | "Pagelaran Kloso Bedah"

  14. Ping-balik: Tikus Pithi Anoto Baris | "Pagelaran Kloso Bedah"

  15. semoga aku turut mendidik diriku menjadi orang besar yang sejati lewat berbudi bawaleksana

    Replay:
    Amiiin.
    Ngikut Kang Tommy😀

  16. Bahasan yang menarik sekaligus betapa rumitnya struktuk simbolis nama satrio piningit, budak angon, sabdo palon, naya genggong, trisula weda, dll. Di masyarakat yang budaya baca tulisnya termasuk kurang munculnya karya semacam karya jayabaya benar2 capaian luar biasa karena perlu “orang khusus” untuk mengupasnya. Namun kenapa ya kok yang heboh di negeri kita ini cerita mistisnya??? Jadinya malah simpang siur gak karuan hihihi….

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s