Bertahan Hidup (Struggle for Life).

Bertahan Hidup adalah tahap kritis/ darurat dari pergulatan hidup (struggle for life) yaitu perjuangan yang berat hanya sekedar mengulur waktu agar tetap hidup. Topik ini membahas langkah untuk pengamanan diri sendiri maupun mengamankan “sesuatu” yang sedang dilindunginya. Tata cara / strategi tentunya harus dipertimbangkan berdasarkan potensi Sumber Daya yang telah ada/ Tersedia maupun yang belum dimiliki.

Skenario ide ceritera, sebagai pengantar agar memudahkan pemahaman menggunakan skala kecil Kehidupan sebuah keluarga di era pra-sejarah berdasarkan cerita Kang Omie tentang mimpinya yang “tidak umum”.

(Β Judul topik ini pada awalnya adalah Menuju Kejayaan Seri ke-1, tetapi karena kurang terlihat dengan jelas maka judul diubah seperti di atas yang sebenarnya intinya sama yaitu hal yang mendasar untuk berjaya adalah bertahan agar tetap hidup. )

Kang Omie bermimpi.


Ilustrasi jaman batu

Mimpi Kang Omie, seri 1;1
Cerita Kang Omie, seri 1;2
Mimpi kang Omie, seri 1;3
Mewujudkan kejayaan 1.2
Mimpi Kang Omie,1;4
Mimpi kang Omie, 1;5

Sekian ilustrasi jalan cerita langkah untuk tetap bertahan hidup. Permasalahan Penting adalah bagaimana mempersatukan & mempertahankan Persatuan keluarga/ bangsa agar tidak mudah di pecah belah oleh pihak luar yang berniat menguasai & mengeksploitir Sumber Daya Alam & Sumber Daya Manusia (menindas/ menjajah/ memperbudak keluarga/ bangsa kita) ?

Iklan

39 Komentar

Filed under Uncategorized

39 responses to “Bertahan Hidup (Struggle for Life).

  1. dewi

    andai aku hidup di jaman batu… kayaknya lebih menantang kali ya, tapi lebih cool and asyik, nggak usah mikirin tarif listrik, mikirin bayar sekolah, mikirin telat kerja dsb. tiap hari bisa bermain, bernyanyi dan berburu…

    ayyabedabeduuuu πŸ˜€ ….

  2. senyum

    Whahaha… bisa saja.. kok enak bener ya suantaiiii di jaman batu… ih GEMES sama si imut PEBBLES flinstones… πŸ™‚

    • senyum

      Perjalanan keluarga flinstones tak ketinggalan piaraannya diajak juga… ih lucu lucu… mau jalan2 atau wakuncar ya… wkwkwk

    • senyum

      Flinstones dan keluarga ternyata penyuka lagu AC/DC… I love rock and roll… kesana sini bawa batu… yang multi fungsi… wkwkwk

      • senyum

        Whahaha.. ternyata Flinstones family suka berwisata ke bioskop nonton scifi film Flash Gordon… πŸ™‚

    • senyum

      Wisata bersama keluarga Flinstones dengan mobil bahan bakar nasi atau bengsin, maka kalau pegang kemudi ya harus konsentrasi hati hati jangan joget hura hura saja….. mau jaman batu atau jaman kepala batu sama saja… hal tak terduga bisa terjadi kapan saja, seperti kejadian mobil ciuman sesamanya di jalan dan jalanan jadi macet mengganggu lalu lintas pengendara yang lain,
      Tadinya ingin senang senang bersama dalam wisata malah berubah jadi cilaka.. betul? wkwkwk
      http://news.detik.com/read/2014/04/12/110620/2553066/10/mercy-tabrak-mercy-di-tol-jorr-lalin-tersendat

      • senyum

        Kejadian accident adalah kejadian biasa saja ada dimana-mana… sudah menjadi kehendak alamnya… mungkin untuk menyeimbangkan semua ketidak seimbangan yang terjadi….. manusia bukanlah penentu suatu kejadian tak terduga.. namun alamlah sang penentunya… tak ada kuasa manusia untuk menerima atau menolak…. biarlah semua berjalan dengan semestinya what will be will be… sehingga terjadi equilibrium lagi…
        Sang Maha Pencipta membebaskan atau NETRAL pada suatu sistem GAMES keseimbangan itu berjalan dengan semestinya bukan? karena Allah Maha Pengasih dan Penyayang pada semua makhluk dan ciptaanNya…
        soo.. there’s nothing I can do… πŸ™‚

  3. dewi

    selamat pagi,

    komandan kemana ya??…

    tugas kok nggak pamit-pamit… xixixixixi..

    ya sekarang lagi musim coblosan caleg, jadi komandan sibuk bertugas jadi… titik titik tanda petik….

    ok, selamat bertugas ya Ndan, semoga semua lancar lan rahayu πŸ™‚ …

  4. senyum

    Selamat pagi…
    Wah iya tuh mana komendan ya… tugas ya tugas tapi inget anak buah Ndan… perlu pengarahan niii..:)

    • senyum

      Kalau Ndan tugas gak pamitan… anak buah yo pamitan loh Ndan.. hayoo Ndan pilih ngendi… kasih pengarahan anak buah ora pamit? apa anak buah yang pamitan nih?… wkwkwkwk

  5. senyum

    Maaf sedulur,
    Mengenai bagaimana menuju kejayaan itu dan kok rasanya tatacara untuk menjadi capres cawapres ada keganjilan ya?
    Kira kira kalau untuk menuju RI1 atau RI2, andaikan sang capres cawapres.. butuh BIAYA KAMPANYE… kenapa musti sang PENGUSAHA yang menjadi tukang cari proyeknya atau MAKELARnya?… kenapa tidak capres cawapresnya atau ketua parpol pengusungnya sendiri yang mengajukan? misalnya dimajukan sendiri ke KEDUBES dll? apa karena ada aturan gratifikasi dll jadi takut? padahal bikin surat tender atau calls for proposals itu gampang banget… jelas dan lengkap visi misi untung ruginya apa di dalam tender itu..

    Bukannya membuat proposal tender misalnya analoginya adalah tender biaya kampanye terbuka dan boleh dinilai dan dibaca untuk para CALON PEMILIH itu, membuatnya gampang sekali… … SEHARUSNYA loh mungkin hehehe…
    seatti.org/index.php/news-and-evens-3/79-call-for-proposal-2014-seatti-research-grants-2.html

    Apa dengan adanya makelar proyek pada musim pilpres dari pengusaha itu adalah cara untuk CUCI TANGAN masalah hukum bagi sang capres? atau ada kepentingan tersembunyi masa depan jual beli keuntungan dengan negara asing yang diwakili DUBES seandainya terpilih? wkwkwkwk ribet..

    http://news.detik.com/read/2014/04/14/234920/2555115/10/ini-isi-pertemuan-jokowi-mega-dengan-dubes-asing-di-rumah-jacob-soetoyo?nd771104bcj

    Nah kalau caranya yang MAJU jadi MAKELAR PARA PENGUSAHA… KAPAN SUARA RAKYAT dan kepentingan RAKYAT yang BERDAULAT dengan misi visi kesejahteraan rakyat dapat TERCAPAI? proposal kok dari MAKELAR PENGUSAHA dan bukan dari para calon anggota DPR DPRD dll.. yang tahu SUARA RAKYAT… seharusnya bukan sosok PENGUSAHA bukan? dengan hadirnya makelar PENGUSAHA board of directors itu maka mudah ditebak DEMOKRASI sudah CIDERA.. …

    Keganjilan sudah ada di depan mata bukan?… tapi lucunya kok langkah capres yang pertemuannya dimakelari pengusaha tidak merasa atau tahu diri bahwa demokrasi sudah tercemar oleh tingkah polahnya sendiri itu… KATANYA MAU DEMOKRATIS bukan? whahaha… kalau ditelaah jadinya repot bin ora mudheng atau memang capres itu suka musik dengan nada slendro plus fales bin males bin bin bingung… wkwkwkwk

    • senyum

      Ya sudahlah tak tahulah bingung.. lah wong capresnya semua pengusaha… ya mungkin cara di atas sudah dianggap wajar dan masih tergolong demokratis jadi… maap maap hanya pendapat dan analisis saja… dan bukan hal yang ganjil serta biasa saja… πŸ™‚

    • senyum

      Maap maap musiknya… jian lali tenan.. ngapuro nggih maklum tugas pak komendan banyak banget sih …. πŸ™‚

      w.youtube.com/watch?v=VDqV-hGZ5bQ

  6. Lho, koq bisa ndak tahu sih?
    Kepo itu khan binatang kaki empat sahabat petani yang kadang dipakai membajak di sawah.

  7. omie

    Salam ndan, Simbah, kang Senyum, Jeng Dewi.
    Weekh… mimpi abal-abal dimuat ndan… πŸ™‚
    Maaf, sekedar berbagi pendapat ndan.
    Ada hal yg dapat dipetik dari mimpi tersebut… pertahanan adalah yg paling utama agar dapat “eksis” dalam perjalanan hidup. .. bukan hal yg mengada- ada kenapa kebijakan AS memberikan porsi yg sangat besar di bidang pertahanan militer dan sipil. Demikian pula anggaran pengelolaan dan pengawasan makanan dan obat (FDA) di nomor urut ke 2.. pertahanan makanan yang dimulai saat penyiapan lahan, penanaman s/d pemanenan, pengepakan-penyimpanan sampai distribusinya.
    Bahasa kita yg pas untuk itu… swasembada sarana dan prasarana pertahanan militer dan sipil serta pangan…. idealnya swasembada semua kebutuhan hidup.

    • O-O

      Salam Kang Omie.
      Hehehe… good comment kang.
      Hmm… kelanjutannya bagaimana kang (cerita bagaimana perjuangan akang di jaman itu)?
      Konsep diatas masih terhenti di cerita cara memenuhi kebutuhan makan-minum.
      Suwun.

  8. omie

    Salam ndan.
    mmm… setelah punya tempat bernaung dan berlindung yang cukup aman serta tersedia segala keperluan urusan perut maka selanjutnya adalah urusan bawah perut… xixixi..
    Eeh.. maaf ndan… ini juga termasuk hal yang sangat sangat penting yaitu pengadaan sumber daya manusia, berhubung tidak punya pengikut maka satu-satunya jalan adalah bikin sendiri… makin banyak anak makin banyak pekerjaan yang dapat didelegasikan (bagi-bagi kerja) sehingga makin banyak perolehan sumber daya alam dan makin cepat kemajuan yang dihasilkannya… toh tiap anak-anak punya bakat dan ketertarikan terhadap sesuatu berbeda-beda satu dengan yg lainnya.
    Meskipun demikian, satu hal yang harus ditanamkan sejak dini yaitu kebersamaan, lebih percaya serta berbaik-sangka kepada saudara sendiri daripada orang asing yang harus disikapi kebalikannya.
    Kelangsungan kebersamaan tidak tergantung pada kesama-rataan tetapi tergantung pada keadilan… yang benar dibenarkan dan yang salah disalahkan serta penghargaan tertinggi diberikan atas dasar pengabdiannya pada keluarga.
    Sementara sekian dulu ndan…. lagi ada kerjaan… maklum rumah lagi kebanjiran air.

  9. dewi

    sugeng enjang @ Komandan, Kang Omie, Denmas Senyum, 3Bidadari, All…

    andai di jaman batu sudha ada pertandingan sepak bola…. whuiiihhh seru banget ya, kalau mau lihat nggak usah pake tiket, dan pastinya tidak ada kepengurusan bola yang sarat akan korupsi… lha… di jaman batu apanya yang mau di korupsi??… batu kali?!…. xixixixi…

  10. O-O

    Salam Kang Omie, Ning Dewi, Kang Wager, Kang Senyum dan para saudara semuanya.
    Mohon maap terlambat merespon kiriman komentarnya.
    Kang Omie…. :lol terimakasih tambahannya.
    Ning Dewi… πŸ™‚ … mungkin bolanya dari batu dan tiket nontonnya juga pakai batu … seperti dalam flintstone πŸ˜†

    • dewi

      yang dikorupsi juga batu? :mrgreen:

      seperti istilah, lebih baik bola batu di dunia batu?…

      tanpa kita sadari manusia sebenarnya penyembah batu, dari cincin batu hingga arca batu…

      tapi kalau udang dibalik batu lebih enak di simpan di es batu…

      tak masalah, yang penting kita bukan manusia berkepala batu…

      hidup jaman batu !! πŸ˜€ …

  11. SUARA

    Sugeng siang para neo dalang dalang he he he
    Wayang e sopo…ya..a b d h k m…s/d Z…
    Keep smili, wise n cool

    KEJAYAAN NEGERI PASTI DATANG

    Kekayaan negeri..KEJAYAAN, BUDAYA DIRI, KENAL NEGERIN KEDIRI
    Urun rembug brother n sister
    Semua GM TAK KETEK KETIK tik tik kthik
    MAKE A HUJAN DERAS…PSL 33 UUD’45 di 100 percent kan jalan
    Btw :
    Opnion bagai air hujan
    Menyegarkan dan keren bila termanage baik
    Kan ada ki DALANG, wayang..capek , tired..deh
    DALANG yo iku blegering OPINIAN
    OK LAH KEEP SMILE
    WELCOME TU THE JUNGGLE
    BE TO…PANDU..JUDHA INDONESIA
    judha ..Judhistira

  12. senyum

    Bermeditasi adalah jalan terbaik menuju pencerahan… hati jangan mudah panas terbujuk nafsu permusuhan tetap berpikiran positif tidak perlu posesif pasrah kepada kehendak Sang Maha Mencerahkan hati… selalu ada baik dan buruk tak perlu dirisaukan, agar hati ini sejuk dingin aman tenteram damai… alampun akan demikian… …

  13. SUARA

    Smile Bird

    Sugeng dalu kagem serek sedaya
    Tuk k. Senyum
    Bagus fenomena chakra semedhi.
    Memang olah cipta by spirit , it’s Excellent
    Jadi inget kang..eyang buyut, gantung siwur asmanipun, tjokro sapoetra, hanyokro sapoetra. Etc
    Hmmmm……
    Bumi seger, hijau, sejuk elok, LANGGENG
    MANUNGSANIPUN HORMAT SAYANG MARANG BUMINIPUN

  14. senyum

    Sedulur sedoyo,
    Bila ingin mencapai kejayaan bersama, tentu dibutuhkan persatuan umat manusia jangan terlena adanya perbedaan… terutama jangan sampai tergoda oleh hawa nafsu dan angkara murka… hmmmm apalagi godaan yang soooo sweeeet…. siapa gak mau… mana tahaaannn.. hihihi… tentu jalan keluarnya adalah bersatu dan bermeditasi bersama agar mendapat pencerahan dari Sang Maha Pencipta… πŸ™‚

  15. o-o

    Salam Kang Suara, Kang Senyum. Sependapat dengan akang berdua.

  16. omie

    Salam ndan, kang Senyum, kang Suara, JDD, Simbah.
    Terimakasih ndan, saya merasa tersanjung dengan ilustrasi komendan tentang mimpi saya. Salut… gambarnya betul-betul baguss…. dan wuihh… gambar mabesnya itu lho…. ada yg hot n seksi…. ckckck.
    Mengenai pertanyaan komendan pada alinea terakhir yaitu “mengapa kita yang tinggal di wilayah yang penuh sumber daya alam melimpah dan sumber daya manusia berjibun ini masih tergolong negara tertinggal ?”.
    Maaf, menurut pandangan saya penyebabnya sbb:
    1. Menurunnya/lemahnya ikatan rasa persaudaraan antar sesama saudara, antar sesama bangsa, hal ini akan berdampak sbb:
    2. Meningkatnya sikap individualis dan ketidak-pedulian terhadap kejadian/lingkungan sekitarnya yang tak ada manfaat buat dirinya.
    3. Hiper-responsif terhadap segala sesuatu yang mengganggu bahkan disangka akan mengganggu posisi kenyamanannya.
    4. Meningkatnya berbagai “iming-iming” kenyamanan berbagai sarana hiburan (plesiran, kuliner, gadget, wanita) sehingga meningkatkan semangat cari duit sebanyak banyaknya dengan menghalalkan segala cara (korupsi, ngenthit/ markup harga, memeras, memanfaatkan jabatan untuk mempersulit segala urusan setelah disogok baru dipermudah segala urusannya, menjual disposisi dan promosi kewenangannya, dll).
    Dan masih banyak penyebab lainnya.

  17. senyum

    Kejadian alur cerita pada akhir mimpi kang Omie sepertinya memang memang terjadi… hot dan seksi (meminjam istilah kang Omie hihihi) nah kalau satu orang hot dan seksi bagi pasangannya dinamakan mau belah duren… kalau banyak disebut mau belah duren duren whahaha…

    Keinginan manusia supaya mapan nyaman dengan kondisi super sejahtera dan super aman … menjadikan manusia jadi tamak atau serakah tak mau terusik… sehingga keterusikan atau kerugian atau ketidaknyamanan atau ketidaknyamanan itu bagai melihat sosok HANTU yang membuat dirinya TAKUT dan akibatnya menjadi penyakit baru bagi manusia…. penyakit itu seperti rasa curiga berlebihan bisa ekstrofet bisa introfet, kemudian sifat kekeluargaan dan kegotongroyongan musnah, motto orang jawa tentang kesederhanaan atau hidup sak dermo nglampahi hanya sekedar manis dibibir saja atau hanya ditulisan saja… hidup bermewah dan wah sudah menjadi tradisi baru… wkwkwkwk

    Akhirnya demi kenyamanan dan kemapanan itu, timbul pikiran bagaimana cara mempertahankan AMAN TENTERAM… caranya tentu bela diri untuk memagari kemapanan dan kenyamanannya itu dengan PAGAR… pagar dengan berbagai jenis pagar, ada pagar dengan membangun pasukan keamanan yang kuat, ada juga pagar model adu domba bagi manusia lain yang dianggap menggangu atau mengancam kenyamanan kemapanan itu dengan cara adu domba dengan berbagai latar belakang spt agama juga budaya, dan ada pula pagar yang parah namanya pagar makan tanaman wkwkwkwk… begitulah ceritanya… tindakannya bagai wanita yang sedang panik… bingung dan akan berbuat apa saja demi membela kemapanan dan kenyamanannya itu…. bentuk lainnya demi kemapanan yakni demo demo 1 mei dst dst… pokoknya manusia jadi GIRL in PANIC!… wkwkwkwk πŸ™‚

  18. omie

    Selamat Pagi…. kang Senyum.
    Selamat Pagi…. komendan.
    Selamat Pagi…. simbah Wagerrr.
    Selamat Pagi…. para saudara dan kerabat.
    Selamat Pagi…. bunda Pertiwi Indonesia.
    Selamat Pagi…. para saudara sebangsa.
    Menjaga “wilayah kekuasaan” identik dengan menjaga “wilayah kenyamanan” karena “kenyamanan” adalah dampak dari memegang “kekuasaan” … itu sudah naluri mahluk hidup.
    Sebagai contoh dapat kita amati dari video kehidupan satwa alami dari sekelompok singa. Setiap kelompok pasti ada pemimpinnya yang menguasai kelompok tsb…. menguasai para singa betina serta makanannya…. “slavery.. perbudakan”. Pemimpin kelompok singa ini akan menandai wilayah kekuasaannya dengan cara mencakari dan mengencingi batang batang pepohonan di wilayah kekuasaannya. Kelakuan yang sama pada kucing rumahan.
    Jadi…. kalau kita tidak membangun pagar wilayah kita (wilayah rumah pribadi dalam arti sempit dan wilayah negara dalam arti luas) maka kita akan terpapar/terpajan dengan berbagai resiko penyerangan (nyata/tersamar).
    Maaf, hanya berbagi pendapat.

  19. o-o

    Salam Kang Omie, Kang Senyum dan para saudara semua.

    Semua makhluk hidup terutama genera mamalia terlebih homosapien telah dibekali sarana untuk bertahan hidup yaitu insting/naluri untuk mengenali/ mengidentifikasi adanya bahaya yang sedang mengancam sehingga bisa mempersiapkan diri untuk melawan atau menghindar/ kabur (fight or flight).

    Golongan serangga/ insekta contohnya semut mengandalkan sinyal zat biokimiawi untuk mengenali kawan atau lawan, apabila antena/ sungut-nya (reseptor sinyal bio-kimiawi) dipotong, mereka akan berkelahi sesamanya karena tidak mengenali kawan/ saudaranya sendiri. Lawan alami mereka (predatornya) ada yang mampu memanfaatkan keadaan ini (sejenis laba-laba tertentu) yang bisa mengeluarkan zat bio-kimiawi yang mirip zat yg dikeluarkan oleh semut sehingga keberadaan predator ini tidak dapat diidentifikasi sehingga si predator dapat mendekati dan memangsa para semut dengan mudah.
    Golongan mahluk genera lebih tinggi (misal mamalia) mempunyai mekanisme yang lebih komplek, selain menggunakan identifikasi bau/ aroma golongan sejenis/ sekumpulan kelompoknya atau golongan luar kelompok juga dapat menggunakan identifikasi tipe/jenis gerakan/ gelagat mencurigakan yang akan mengancam keselamatannya… hal ini dikenal sebagai naluri/ insting.
    Golongan mahluk genera tertinggi (homosapien/ manusia), selain memiliki insting/naluri seperti mamalia juga dilengkapi kemampuan identifikasi berdasar pengamatan ekspresi wajah dan gerakan badan (body language) serta “tract record” tingkah-laku sesuatu yang sedang diamati/ diwaspadai. Penerapan/ penggunaan berbagai kemampuan “survival” ini bisa diatur intens-nya, apabila dikalangan keluarga sendiri maka semua naluri maupun kewaspadaan akan ditiadakan/ dianulir/ ditolerir tetapi tingkatan kewaspadaan akan ditambah bila berhadapan dengan sesuatu yang asing/ belum dikenal sebelumnya. Oleh karena itulah maka kebanyakan para pelaku kejahatan biasanya adalah orang yang telah dikenali oleh korbannya sehingga si korban tidak waspada.
    Nuwun.

    • O-O

      Catatan tambahan.
      Penjelasan diatas bukannya menganjurkan untuk mencurigai semua hal (orang/ golongan/ sikap/ tindakan) secara berlebihan… ini disebut “paranoid” (gangguan kejiwaan) tetapi kewaspadaan tetap harus diterapkan sesuai tempatnya (sesuai dengan “empan lan papan“).

      • js

        Salam Mas ABR……

        Semoga Njenengan sehat dan bahagia…..

        Ikut nyimak , saran dan nasehat yang sangat bermanfaat……

        Manusia mahluk paling unggul diantara mahluk hidup yang lain karena mereka diberi akal dan bisa menyerap ilmu dan pengetahuan alam….

        Manusia sebagai penghuni bumi ini seharusnya dan wajib melestarikan dan tidak merusak kehidupan atau alam bumi itu sendiri…..tidak membuat dan tidak mewariskan hal hal yang berakibat buruk untuk generasi selanjutnya……….Nuwun..

      • O-O

        Amiinn….. suwun Cak JS.
        Sangat tepat Cak, manusia dibekali akal dan memori yang cukup besar sehingga mampu menyerap dan memahami berbagai hukum ilmu pengetahuan sehingga mengerti marabahaya jangka pendek dan jangka panjang serta berbagai dampak sebab-akibatnya.

  20. dewi

    @ Komandan,

    terima kasih infonya, iya terkadang memang justru orang terdekat atau orang yang kita kenal yang akan melakukannya…

    tetapi ya terkadang kita bisa mengubah nasib, walau kita sudah hati-hati, tapi jika takdir berkata lain??…. what we`re gonna do??…

    hmmm… bener2 mumet memikir tingkah pola dunia ini…

    @ Omie,

    iya terkadang suatu negara dikatakan aman itu bukannya rumah rakyatnya yang berpagar tinggi-tinggi, tapi malah di lingkungan sekitarnya nggak ada pagarnya, dan terkadang hanya berupa pot bunga.

    mungkin ini juga yang jadi ukuran, negara yang aman dan nyaman untuk wanita, mengapa di suatu negara wanitanya harus ditutupi brukut auratnya?… sementara di lain negara wanitanya bisa bebas-bebas saja menggenakan busana.

    tetapi bukankah perasaan ‘takut’ yang berlebihan itu juga bisa disebut ‘gangguan jiwa’ tapi mereka masih melestarikannya, entah karena ingin menjaga kultur mereka yang sebenarnya keras, kaku dan kotok.

    jaman sudahlah maju, modern dan moderat, dimana banyak manusia berlomba-lomba saling memberi kesan yang baik dan bersahabat, tetapi ada saja yang masih suka memberi kesan yang pembawaannya selalu curiga pada yang lainnya.

    so, what do you think guys πŸ™‚ …

    @ O-O, Omie, Senyum, SUARA, Wager, JS, JDD, All…

    jaya jaya wijayanti… rahayu 3x….

  21. omie

    Salam komendan Wagerrr, Jeng Dewi Denokdeblong πŸ˜†
    Se7 dg JDD, rumah-rumah penduduk yg berpagar tinggi menunjukkan adanya kekuatiran pemilik rumah terhadap tindak kejahatan yg sering mengancam di wilayah tersebut, hal itu dpt dijadikan petanda bahwa wilayah tersebut tidak aman. Analogi serupa, para wanita yg berpakaian tertutup rapat menunjukkan kekuatiran terhadap tindakan asusila dari orang yg mempunyai nafsu seksual besar (mudah terangsang hanya sekedar lihat wajah, rambut dan betis doang) di wilayah sekitar wanita tersebut.
    Pola pikir tersebut memang masih rasional, tetapi ada dampak kebalikannya yaitu membuat rangsangan sensasional semakin meningkat. Misalnya rumah berpagar tinggi dengan pintu selalu tertutup rapat, begitu pintu terbuka sedikit…. maka hampir dapat dipastikan bahwa semua orang yg lewat disitu akan tergoda untuk menengok kearah pintu tersebut karena rasa ingin tahu. Demikian pula yg terjadi pada wanita yg selalu berpakaian tertutup rapat bila sesekali tersingkap sedikit saja…. uuhhh… yg lihat pasti… seeerrrrr duuuh mana tahan…. ingin lihat lagi yg lebih.. wakkkkk.

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s