Sang Penguasa.

Sang Penguasa pasti ada di setiap zaman dengan karakter yang berbeda-beda di setiap zaman. Persamaan dan perbedaan karakter antar zaman ini cukup menarik untuk dibahas.

The Lord of the Stone Age“Sang Penguasa” saat peradaban belum maju mengandalkan kekuatan fisik / “kesaktian” individu pribadi. Hal yang sesuai dengan peradabannya yaitu “Hukum Rimba”, “Siapa yang kuat maka dialah yang menang dan berkuasa”. Apapun yang “disabdakan” (dikatakan) oleh penguasa merupakan hukum tertinggi dan harus dilaksanakan, hal ini diistilahkan sebagai “Sabdo Pandhito Ratu”.

Namun, kekuatan fisik pribadi individu per-orang-an pasti ada batasnya, peribahasa menyebutkan “Diatas Langit masih ada Langit”. Sesuai kenyataan bahwa “Usia” akan mempengaruhi kekuatan fisik seseorang maka proses penuaan menyebabkan penurunan kekuatan. “Sang Penguasa” semakin tua menjadi semakin lemah sehingga mudah dikalahkan oleh pesaingnya yang lebih muda. Maka “Kekuasaan” akan berpindah tangan ke “Sang Penguasa” baru. Demikian pula semakin bertambahnya waktu maka penguasa baru juga semakin tua dan lemah sehingga digulingkan oleh pesaingnya yang lebih muda. Hal ini berlangsung terus ber-ulang-ulang sehingga muncul pepatah “Cokro Manggilingan” yang berarti “kekuasaan yang berputar bergantian terus-menerus”.

Bersambung.

 

9 Komentar

Filed under Uncategorized

9 responses to “Sang Penguasa.

  1. Jaman berganti
    Penguasa berganti

    Namun Pengusaha tetap saja sama
    Masih diwariskan dari keturunan yang sama

    Kalau penguasa dan pengusaha main mata
    Yang terjadi adalah malapetaka

  2. Apa khabar mbah??
    Semoga baik selalu…
    Wahahaha,.bisa aja mbah..tp memang benar,.itulah yg terjadi…
    Sedang,korbannya..?

  3. Siapa itu Sang Penguasa?
    Kagak peduli, yang penting mau ngaca

    Siapa itu Sang Penguasa?
    Kagak peduli, yang penting mau membaca

    Siapa itu Sang Penguasa?
    Kagak peduli, yang penting mau berusaha

    Siapa itu Sang Penguasa?
    Kagak peduli, yang penting tidak buta
    Buta hati, buta prilaku dan buta logika

    • O-O

      Salam Kang WageR, Kang Nur dan Para Saudara semua.
      Wuihh… Puisi Kang Wager… benar-benar Pas…. hmmm… bakal diunggah keatas, Suwun Kang.

  4. om

    Salam.
    Setelah mempelajari berbagai informasi, kesimpulan sementara:
    Setiap “penciptaan peran/aktor kontroversi” pasti akan berdampak “terciptanya peran/aktor tandingan”. Hal tsb cepat atau lambat akan terjadi “clash”. Dampak dari “clash”… inilah yang terpenting. Adakah yang senang karena mendapatkan keuntungan?… maka kemungkinan sangat besar dialah yang menciptakannya.
    Dengan mengambil pijakan tersebut diatas, bila memang benar Tuhan yang menciptakan “dajjal” dan “gog-magog” dan “perang pembantaian besar-besaran” maka pertanyaan yang timbul adalah: apa untungnya buat Tuhan?
    Untuk menjawab hal ini kita menganalogikan sebagai berikut: Tuhan menciptakan dunia ini seisinya, kita analogikan bahwa kita menciptakan sesuatu… apakah mungkin kita juga menciptakan sesuatu yang akan merusak ciptaan kita sebelumnya? dan apakah bermanfaat?
    Jawabnya bisa ya dan bisa tidak. Ya, bila yang kita ciptakan diawal sudah kita anggap tidak berguna lagi buat kita sehingga kita membuat buldozer untuk menghancurkannya untuk kita buat lagi ciptaan baru yang bermanfaat. Jawaban tidak, bila ciptaan awal tersebut masih berguna buat kita. Saat ini dan seterusnya, masih adakah makhluk ciptaanNya yang terbaik (yaitu manusia) yang masih bermanfaat buat “Sang Pencipta”? Bila masih ada manusia yang masih bermanfaat maka berarti pencipta “dajjal dan gog-magog” adalah manusia… berarti dajjal, gog-magog hanyalah “tokoh fiktif” yang dirancang untuk tujuan tertentu yang menguntungkan sekelompok manusia penciptanya.
    Maaf, sekedar pendapat yg belum tentu benar.

  5. omie

    Salam ndan….. tulisan yg ini kapan disambungnya ndan?

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s