Hhhhh.

Hhhh…

Cuma itu yang keluar dari bibir setelah melihat pemutaran video berikut ini. (agar bisa mengerti topiknya, mohon klik disudut kanan bawah pada tulisan teks dan disetting aktive untuk menterjemahkannya.)

 

Iklan

61 Komentar

Filed under Uncategorized

61 responses to “Hhhhh.

  1. dewi

    salam Ndan…

    video di atas sangat bagus, dengan mengetahui seluk beluk di mana perputaran uang atau dana, maka kita/ masyarakat bisa menjadi lebih lantip dan waspada.

    tentang hutang pinjaman uang bank itu selama bunganya masih relevan ya okey saja, karena bunga itu nanti juga akan di putar lagi, penjelenterahan sederhanya ya misalkan untuk membayar karyawan, satpam, sewa gedung dsb hingga bisa di gunakan untuk kredit masyarakat yang lebih luas lagi.

    hmmm, saya yang hanya orang kecil, pernah juga merasakan ikutan ‘arisan kejujuran’… walau belumlah beruntung, tetapi ini sangat unik, membawa nuansa baru dalam wajah keuangan yang sesungguhnya di sosial kita. arisan kejujuran jika di kelolah secara profesional, bisa nggak ya para dedengkot bangker dunia itu meniru sebuah kejujuran? :)…

    • O-O

      Salam Ning Dewi.
      Hehehe…. makasih kembali ning… hmm… tolong diputar ulang lagi sampai tamat… dari disitu akan terjawab pertanyaan ning yang terakhir.
      Suwun.

    • dewi

      siap Ndan! :)..

      baiklah, akan saya lihat lagi pideonya hingga tuntas… tas… tas… tas!

      btw, saya sudah coba klik pojok kanan bawah kok nggak ada menu translatenya ya Ndan??…

  2. dewi

    Pagi Ndan :)…

    Sorry, it takes long to accomplish the mission (nontong pideonya :mrgreen ) becouse I was distracted to do and think something else, and semalem udah saya sempet2in, bisa nggak bisa pokoknya harus lihat, lumayan, dengan durasi film 2 jam selesainya muolor 3,5 jam, habisnya loadingnya lelet…

    Ehmmm, ok, finally finally finally, LOVE is the answer, the true and unconditional LOVE :)…

    Yes, I knew it!…

    Sistem ekonomi, agama dan demokrasi yang ada sebenarnya semuanya saling berselingkuh, menjadi ‘penindas’ HAM yang sebenarnya… tak lebih dari konspirasi kepentingan politik…

    Secara explicit, ekonomi dunia di kuasai oleh amerika, kita tahu ada komunitas sedikit persen penduduk di dunia ini yang bercokol di sana tetapi bisa menguasai dunia, mereka adalah warga timteng yang kebetulan pewaris agama samawi, di luar permukaan kelihatannya saja yahudi, kristen, islam saling bermusuhan, tapi… hei!… lihatlah pada akhirnya mereka juga yang menang/ menjadi penguasa, serta mendapatkan pundi2 entah dari money mechanik atau bisnis ‘menjual’ agama dan sejenisnya. Caranyapun smooth, tidak menjual seperti salesman, tetapi cukup di lembagakan saja, maka semua orang bisa saling berebut mengais rejeki di ladang ‘absurd’… bahkan tak segan saling berperang…

    Jika di belokkan ke arah demokrasipun, entah itu yang liberal, komunis, kapitalis, sosialis, semuanya sama menjadi hamba uang, pendek kata semua sistem di dunia ini hanya menyenangkan segelintir orang elit saja atau hanya beberapa golongan saja. Bahkan mereka bisa ‘saling tusuk’ terhadap teman sendiri, teroris teriak teroris…

    Seorang pemimpin yang baik dan idealis saja mereka bisa taklukkan dengan berbagai cara sekalipun dengan cara yang tidak ksatria/ terhormat sekalipun, apalagi pemimpin negara2 yang haus akan uang dan darah (tak terkecuali indonesia), tak sulit bagi mereka untuk sedikit merayunya, dan peristiwa itu selalu berulang-ulang terjadi di dunia ini, hanya beda generasi saja, tetapi motifnya tetap sama…

    Sudah saatnya sistem yang telah usang itu di ganti dengan sistem baru, seperti pendidikan teknologi yang berasaskan kemanusiaan, karena pada akhirnya teknologi itulah yang mempermudah manusia, agama hanya untuk kebutuhan emotional seseorang yang masih membutuhkannya untuk asupan kinerja otak migrainnya saja….

    Atau jika tidak, agama itu cukup di tempatkan sebagai filsafah saja, saya rasa itu cukup bijak sekali. Kembali ke kearifan lokal saja, tetapi bisa dinamis dan universal, daripada kembali ke ajaran agama yang di dalamnya jelas terdapat unsur fasis namun di kemas dalam ajaran firman dari seorang tuhan…

    Tak ada yang sempurna di dunia ini, tetapi sebaik-baik sesuatu itu adalah sesuatu yang selalu mengingatkan kita untuk selalu eling lan waspada, bahwa: Tuhanku adalah kesadaran (nurani), agamaku adalah (perbuatan) kebaikan.

    Back to our country:

    Sebenarnya video ini sangat bagus untuk di sebar luaskan ke para wakil rakyat serta para pejabat2 yang memiliki akses menerima kucuran dana, terlebih mereka selalu dum-dum bagi2 rejeki uang bancaan ‘semu’ alias hutangan luar negri, semua pinjaman itu juga ada bunganya, apalagi kalau pinjaman banyak di korup, jadi teringat video berita TVRI jadul, di mana ibu Ani Rahman menyiarkan… ‘pemerintah telah mengucurkan dana untuk rakyat papua sebesar 138 M… di situ terlihat para pejabat berjejer-jejer di kursi undangan, sementara yang menerima bantuan hanya berupa pendirian puskesmas ala kadarnya dan sebuah posyandu… kentara sekali rakyat mungkin hanya menerima bantuan tak lebih dari 0,01 % saja, selebihnya rakyat yang harus menanggung uang hutangan itu selamanya…

    Ironis dan penuh tirani, lebih memprihatinkan lagi ketika banyak orang yang menyaksikan ketidak beresan dan ketimpangan itu selama ini juga hanya bisa diam tidak melakukan apa2…

    Tentang ‘don`t follow the army’ itu, saya rasa komandan lebih bisa menjawabnya, what would you could explain about that?…

    Kesan saya: video ini hebat, independent dan inspirasional, semua itu berawal dari KESADARAN, semakin banyak manusia di bumi ini yang memiliki kesadaran, maka badan2 seperti zeithgeis akan banyak bermunculan bak cendawan di musim hujan :)…

    Maturnuwun Ndan.

    • O-O

      Wah…wah..wah….. luuuaaarrr biasa ning Dewi.
      Very precise and correct.
      Tentang… don’t follow the army… hmmm… kalau yang baik-baik tak boleh ngikut… waahh… ntar tinggal yg loreng luar dan dalam… hhh… lebih suram nih.
      Salam Ning Dewi.

      • dewi

        iya ok, kalau itu memang menurut pendapat njenengan.

        menurut hemat saya, militer masih di butuhkan dan bisa di manfaatkan, masalahnya semuanya itu juga harus ada garis tegas dan aturan2 yg ketat untuk menggunakannya, misal kalau untuk sipil ya nggak usah pakai pistol, cukup tembak bius saja, lagian harga anggaran nya lebih murah ketimbang peluru.

        kedua mental aparat kita yang masih militerisme, kalau melihat acara kriminal di TV, terkadang orang udah menyera masih saja di gempur dengan tembakan, kita lebih menggunakan bahasa kekerasan ketimbang bahasa bernegosiasi, terutama dalam kasus sandra menyandra dst, terakhir saya melihat seorang kakek yang mungkin di curigai memiliki ilmu kekebalan, ia mengacung2kan goloknya ke arah orang2 dari jauh, tapi puluhan aparat malah memberondongnya dari kejauhan, seakan bangga dan puas bisa mengalahkan seorang kakek-kakek dengan keroyokan dan hina seperti itu.

        puncaknya, saya dan banyak masyarakat luas juga nggak setuju kalau aparat ‘menangkap’ terduga teroris selalu dengan menghilangkan nyawa mereka. bahkan kerenda mayatnya saja sudha di siapkan di dalam ambulance. ada apa ini??…. apakah badan Intell seluruh indonesia raya tak ada yang bisa memecahkan teka-teki misteri pengalihan perhatian ini??…

        maaf Ndan, ini tidak mengacu pada pribadi seseorang, tetapi sebuah institusi yang bekerja di masyarakat, di mana masyarakat juga berhak mengawal jalannya kepatutan untuk sebuah pengabdian di masyarakat dan negara.

        memang sih, para aparat itu bagusnya di latih ilmu rogosukmo plus-plus, jadi bisa mengalahkan musuh tanpa harus ada pendarahan… eh maksutnya tanpa harus ada darah yang tercecer… menjaga keamanan yes, welas asih kemanusiaan juga ok.

        *ngemeng ngalor ngidul Ndan, malam minggu sepi gini, enaknya ya ngrumpi saja, ngrumpi di kahyangan… hmmmm….

      • O-O

        Salam Ning Dewi.
        Maap… malming semalam tidak sempet ngerumpi di blog, lagi banyak kerja lemburan untuk cari tambahan.
        He..he..he… bener juga ya… latihan rogo sukmo…. hmmm… tapi siapa yang bisa mengajari ? saya bisanya cuma rogoh kantong yang memang sudah menipis buat keluarin kartu gesekan kredit… wakkkk.

      • dewi

        emmm… coba njenengan kenalan sama kang Mesem :)…

      • dewi

        waaakkk… gak kuwalik ta paklik, biasane sing seneng ngrogoh kantong iku lak wong wedok ta… xixixixixi…

        lagune cak Mus : ayu denok deblong, senengane ngrogoh kantong… gatot koco edan!!… qeqeqeqeqe…

        iya ok, emmm, iya ya belajar sama siapa kalau mau latihan rogosukmo, cobi njenengan tanya sama kang Mesem ya ^_^…

      • Salam komandan,mbak dewi,sedulur semua @
        sekedar saran ndan,.
        Rogo sukmo itu beda tipis sama relaksasi(sama secara wujud,dan beda secara sifat,,kayak jin dan khodam,atau pikiran dan akal sehat),..
        Pertama2,,bisa dimulai saat sblm tidur,bnr2 melemaskan seluruh anggota tubuh,.lalu bola mata dilirik ke arah otak)..nanti akan ada warna2 aneh dulu…
        Kalau sudah sering,baru akan melihat diri sendiri yg tengah tertidur…
        Ohya,.ilmu ini yg paling utama adalah kembang kantil(wangi dari KANti Laku)..

        Rahayu…

      • Ohya ndan,.sama sekali nggak ngajari lho…hanya sededar berbagi…
        Masa mau nggarami lautan,.

      • mesem

        maturnuwun keterangannya kang nur… salam kenal dan semoga semua makhluk diberi berkah dan petunjuk Nya….

      • mesem

        maaf pak komandan O-O, saya suka mesem mesem dan hanya sedikit nakal saja, maaf ya pak komandan kalau kadang saya isengnya keluar, juga mohon maaf buat mbakyu dewi kalau kalau sayanya agak heboh… maaf ya mbakyu..

        salam damai buat semua sedulur..

      • Salam kang mesem @ amiiin,kang mesem,..sama2…
        Gak apa,monggo dilanjut wedarannya kang,..
        (Mesem = citra dari karsa astrajingga),.hhe,..

      • O-O

        Wah..wah..wah… Terimakasih.. Hatur Nuhun.. Matur Sembah Nuwun… porosedulur kerso dhawuh paring pitedah kalayan hangrawuhi klosobedah.
        Salam Ning Dewi.. thanks for your advices.
        Salam Kang Nur… Matursuwun piwulang agung njenengan… saya akan coba melatih diri, ah… memang bidang ini saya belum pernah melatih diri.. akanglah pakarnya.
        Salam Kang Mesem…. Terimakasih telah berkunjung dan paring dawuh. Selamat bergabung di klosobedah… mudah-mudahan akang berkenan berbagi ilmu pengetahuan untuk kemasalahatan kita bersama.
        Mohon maap… akhir-akhir ini jarang nulis dan sering absen karena kesibukan diluar rutinitas.
        Suwun.

  3. dewi

    Pagi Ndan, kang Mesem, mas Nur,

    Astrajingga??… itu apa dan sosok siapa?… kok eksotis dan mistik sekali… ehmmm… kalau dengar kata ‘mistik’ kok rasanya saya jadi terangsang ya… xixixixixi…

    Maturnuwun infonya, saya mungkin pingin mencoba dengan kembang kantil, tapi saya masih bingung, kantilnya itu di kum di gelas trus di minum sebelum berlatih atau di taruh di kening kita pada waktu mempraktekkan bola mata melirik ke atas atau gimana??…

    Saya pingin bisa ngrogosukmo/ melihat diri saya sendiri, siapa tahu nanti saya juga bisa melihat siapa sejatinya orang yang sukanya ngintip saya… xixixixixi….

    • Salam mbakyu @ hhe,memang mistik mbakyu..astrajingga itu wadagnya bathara ismaya,.beliau seringnya berdakwah di alam jin/mistik…

      Kembang kantil itu maksudnya adalah wangi dari kelakuan/lelaku(KANTI Laku) mbak..adapun kelakuan dan ritual khusus itu 70% : 30%..memang bisa dgn ritual semedi,tp 70%nya diimbangi dgn Lelaku sehari2…
      Misal jujur,tawakal,rendah hati,nrimo,ingat Gusti,berbuat baik,penyayang,dll..
      Kalau sudah njejeg laku nya,smedi itu tinggal 30 nya aja,.mulus jalannya..

      Rahayu..

      • dewi

        @ Nurkahuripan,

        Maturnuwun mas Nur, luar biasa ilmu kembang kantil ini, tidak hanya beraroma mistik tapi juga eksotis, banwa doa atau mantra itu baik tapi yang terlebih penting adalah lelaku… top markotop deh motonya :)…

        Astrajingga ternyata adalah bathara ismaya atau semar?…. berarti semar itu tingkat lapisannya banyak ya, salah satunya ada yang suka di lapisan/ level jin :)…

        @ Wager,

        Waaaahhh…. senang sekali jumpa lagi dengan simbah! (cubit pipi) :)…

  4. Hhhhhhhh…….syukurlah, blog jadi rame.
    Tapi omong2, ini topik bahasannya tentang apa sih?! (:pukul kepala). Maklum suka tidak sabaran nonton video berdurasi panjang. Belum 5 menit lansung ketiduran. Ada ringkasannya ndak Komandan?

  5. O-O

    Salam Kang Wager, Ning Dewi, Kang Nur, Kang Mesem dan para saudara semua.
    Mohon maap… akhir-akhir ini saya jarang standby di klosobedah untuk menyambut para saudara semuanya.
    Kang WageR… Mohon bantuan untuk handle klosobedah sampai akhir Januari 2014, lagi sibuk persiapan… hmmm… promosi…. 😆
    Mohon Do’a Pangestu poro sedulur semua.

    • dewi

      Hmmmm…., Komandan iki mesti ngono lho, aku di tinggali terus :wink:… xixixixixi….

    • mesem

      Ora opo komandan selamat menunaikan tugas, ben aku wae sing ngancani… :)…

    • Siap komandan !!!
      Semoga sehat.

    • dewi

      @ Mesem,

      whahahaha… iya saya cuman bercanda kok, iya tentu saya ucapkan selamat bertugas untuk Komandan, semoga semuanya lancar dan rahayu sa`kabehe…

      maturnuwun, wah asyik di temanin kang Mesem, entar hari-hariku selalu di isi dengan mesam-mesem terus… xixixixixi….

      ehmmm, kata simbok jaman dulu, ojok ngguyu wae engko mundak nangis kowe, pas waktu kita kecil bercanda sama saudara, gumujeng ora uwis-uwis, mesti engko ano sing ketangis, kok ndilalah yo peneran…

      ahh, mungkin itu kebetulan saja, tapi sebaliknya pernah hati merasa suntuk dan bersedih, apa apa ini ya?.. konon katanya akan mendapat rejeki, eh kok yo peneran entuk…

      hmmm, hidup ini kadang seperti cinta, yang tidak dapat di tebak apa maunya :wink:…

      • mesem

        yo pasti toh dikancani terus ben ayem tentrem, ora usah tetangisan terus nggih, ojo nesu nesu terus, wong guyon loh sing wingi2 kuwi, kelingan terus kok mbakyu kadang kudu ngguyu dhewe, sekali2 intermezzo toh, berpacu dalam melodi….. bikin hati deg deg an… hihihi

      • dewi

        @ Senyum,

        Maturnuwun, maaf telat merespon, kemarin malam lagi ada acara di spa bidadari, sibuk memuat mantram untuk bulan purnama :)…

        Oooalah… dadi sing wingi2 kuwi guyon to, tiwas ati sido ngugemi :wink:… haaiiisshh… xixixixixi…

        iya nggak tahu aku ini kenapa kok sugih tangis, gembeng, mewek`an… mungkin karena saya feminine atau sensitive aja, kayaknya yin and yan ku nggak seimbang deh. dan rasanya pengen juga sih punya karakter kayak cowok yang cuek dan tahan banting…

        Apa mungkin saya ini yang terlalu naive ya, sehingga tidak bisa lantip lan waspada. karena banyak blogger yang beraura panas/ aspal, misal komentar2nya selalu semanis madu namun aslinya orangnya brangasan, sebaliknya ada yang koment2nya selalu ber-api2, tapi sebenarnya orangnya bermental melankolis dan melempem kayak saya ini :sad:…

        Tentang keseimbangan Yin dan Yan itu… Ssstt, aku kasih tahu, tapi jangan bilang siapa2 ya, aku pernah mencoba jadi blogger laki2, tapi dasar nggak bakat berbohong atau menyamar akhirnya ketahuan deh, maunya supaya bisa tampil lebih garang dan maskulin, eh malah jadi ‘gersang’ alias seger tur merangsang :mrgreen:…

        Ok, mumpung masih dalam suasana terang benerang cahaya purnama, ini aku kirimin lagu ya…

  6. senyum

    @Dewi,
    tak ada yang terlupa wong gethuk rasane enak loh mbakyu… opo maneh dikancani cenil lan ongol ongol… wis.. wis.. enake ora jamak… lho mbakyu
    Ojo nesu nesu nggih.. isih kelingan kabeh, yen lali yo monggo dielingke… mekaten gampil toh mbakyu… hehehe

    • dewi

      @ Senyum,

      ok, iki ethok2e ngrumpi yo… he he he….

      jan2e kene yo wis ngelingake, tapi yen ora ono itikat klarifikasi lewat pintu belakang yang dari sananya (maksutku sayangku, cintaku, negriku), kuwi nggih ‘martandani’ nuw…

      tapi masio eling lho, sing kono sengojo cuek bebek, gawe atiku galau… yen galau level 5 gawe atiku gelo… yen gelo level 7 gawe atiku nesu….

      hmmm, sik sik.. awak`e dhewe iki ketwingi ngobrol wong loro, sepi ora ono sing ngancani, mumpung komandan budal tugas, wis ayo tayub`an ae yo kang… ben ati lerem tentrem….

      @ Komandan, nuwunsewu, studione tak nggoh tayuban sedeluk :wink:…

      • senyum

        hmmm.. selamat malming ya mbakyu.. hehe.. lagi kepikiran liyane.. ngapunten nggih… ojo nesu

      • dewi

        @ Senyum,

        whahahahaa… kang Senyum, aku kok di gong`i terus…

        lagi kepikiran liyane kuwi ‘opo’ utowo ‘sopo’ to kang? :wink:…

        yo wis sing ati2 ae kang, ning ndunyo iki ake gudho werno-werno.

        gudo ning dalan eman2 kok mulih dhewe, biso kelangan, katut setan sing nganggu gawe…

        aku iki mung konco ning blog, isok`e yo dungo dinungo wae, isane mung nyawang teko adoan, bendino rasane kledang2 ning ati lan pikiran…

        mulo njenengan niki dereng saget ‘ajeg’ / tatag ning pikiran njenengan kiyambak, isih molah-malih amergi kerawuhan leluhur, *engkok gek kuwi perewangan njenengan??…

        mongko iku, aku tak sabar sakwetoro, nesu-nesu yo percuma, mengko yen njenengan sampun kelingan lan sadar, kabeh mau nang kahanan pesti ono patuladane kanggo urip njenengan.

        hmmm, sing eling lan waspodo mawon, sakjane njenengan nggadah guru sejati ora liyo kuwi yo pribadi njenengan piyambak, wis ndang enggal wangsul/ memulih/ memetri nang diri sendiri mawon, maturnuwun.

      • senyum

        mbakyu bisa wae… mulo ojo gampang nesu nesu nggih mengko ilang ayu-ne loh wis monggo tayuban maleh… pancen paling rekoso yen ngurus pekoro ati mbakyu… wis wis.. mbingungi iki.. hihihi

  7. otak mie

    Kulonuwun.
    Salam Suwe-ra ketemu komendan, Simbah Wage, JDD, Kang senyum, Kang Nur, Kang Pemimpi, Kang JS, Kang GP, Kang KK…. dan semuanya.
    Weh… rumah makin banyak perhiasan, tapi kok sepi grenengan yo.
    Mungkin kiriman ini bisa jadi bahan grenengan yang berhubungan dengan topik bahasan disini.

    Met malam minggu.

  8. otak mie

    Tambahan.
    Zeitgeist 4.

    Zeitgeist 5.

    • otak mie

      Dalam Zeitgeist 4 disebutkan strategi kerusuhan SARA dan separatis seperti Poso, GAM, Timor-timur… oleh kelompok dalang internasional pemilik bank dunia.

      • otak mie

        Wah… maaf… yang ada peristiwa POSO, GAM, berbagai kekerasan dalam pendidikan seperti APDN, serta dana BOS dll ada dalam zeitgeist 1-13.

  9. otak mie

    Hehe… biar lebih jelas… puyengnya.
    Ini tambahannya.

    Zeitgeist berdasarkan idealisme buyut Jacque Fresco (pendiri Venus project)… wajahnya kok mirip kang JS 30 tahun lagi.

  10. otak mie

    hehe.. tambahan biar makin jelas tentang Venus Project…. venus adalah bintang kejora.

    http://www.bbc.co.uk/news/technology-23799590

  11. otak mie

    Kota masa depan, sebuah desain yang spektakuler.

    • dewi

      @ Otak Mie,

      Maturnuwun lan sugeng pepanggihan, ngapunten Komandan lagi tugas jadi agak sepi, karena nggak ada tuan rumahnya, maka untuk sementara para pengunjungnya bisa langsung ke dapur untuk nyeduh kopi sendiri… he he he…

      Terima kasih kiriman videonya yang seabrek, tapi lebih enak lagi kalau njenengan juga bisa menceritakan isi video2 tsb, sehingga saya/ kami semua disini bisa langsung siap ready membahas ke inti topiknya :)…

      Menurut njenengan bagaimana video yang di atas? saya sudah melihatnya dan opini sudha saya tuangkan diatas. mungkin njenengan punya opini sendiri? what do you think? sharingkan pendapat njenengan disni ya, maturnuwun.

      • js

        Salal Den ABR , Mas Nurkahuripan , JDD , Mas OM…Mas Senyum….sedoyo sedulur…..semoga semua rahayu ,sehat.dan damai bahagia…..

  12. otak mie

    Oooooo….. pantesan… rumah jadi senyap.
    Matur suwun jeng Denok Deblong….. sing huuayuu dewe… hehehe..sumprit ra nggombal lho.

    Salam Kang JS, maaf kang …. saya telah “ngrasani” kang JS yang hampir mirip dengan Jacque Fresco direktur Venus Project, dan mirip pula idea yang penuh humanistik dan brilian yaitu mengutamakan kerukunan- kesejahteraan- kelestarian alam seisinya tanpa memandang ras- suku- agama dengan merintis mewujudkan kota masa depan.
    Salam Eyang Wage, semoga tetap sehat dan bersemangat tinggi.

    Matur suwun pak komendan…. berkat postingan ini, saya jadi rajin berselancar di dunia maya untuk mencari info hal tsb.
    waahh… baru terbuka mata saya, ternyata benar-benar menyedihkan nasib bangsa kita. Sangat mudah dipecah belah dengan sedikit uang dan janji jabatan. Memang sejarah telah membuktikannya, VOC yang notabene hanya sekumpulan kongsi para pedagang mampu menjajah bangsa kita ratusan tahun. Bahkan, sampai saat inipun penguasa/ pimpinan bangsa kita masih tetap tidak berkutik melawan kemauan para pengusaha/ konglomerat nasional dan internasional.

    Mohon maaf, saya belum ada waktu longgar untuk mendiskusikan hal tersebut. Tautan berikut ini bisa dijadikan penambah informasi.
    http://www.slate.com/articles/news_and_politics/history/2012/04/syrian_violence_was_the_cia_involved_in_the_1949_coup_that_plunged_the_country_into_decades_of_turmoil_.html
    Matur suwun tanggapannya Jeng Denok.

  13. Kang otak mie @ bintang kemukus bukan kang??

    • otak mie

      Kang Nur, maaf baru sempat membalas.
      Tentang bintang kemukus? wah.. mohon maaf, saya tidak faham yang kang Nur maksudkan. Apakah tentang pendiri venus project?

  14. wager

    @Kang Otak Mie, senang bisa saling sapa lagi. Komandan lagi ada tugas negara jadi tidak bisa nyapa dan ikut nimbrug.

    Tentang adu domba2an memang menyedihkan. Kita boleh jadi marah guling2 pada si pengadu domba, tapi…….mau apa lagi, dombanya juga hobby berkelahi. Apalagi kalau disogok dengan sedikit duit dan jabatan……langsung sruduk. Hik.

    • otak mie

      Wah… simbah Wage,…. sembah sungkem cucunda… matur suwun telah disambut.
      Betul mbah….. mudah mudahan para domba bisa menyadarinya.
      Amin.

  15. senyum

    mbah mbah amit nggih….. numpang cek sound… lagi ingin membedakan suara, mana suara terdengar dan tidak terdengar… cek sound… cek sound.. hhhhh

  16. omie

    Salam ndan, simbah dan para kerabat.

    Hhhhhhhhhhh…….. tarik nafas dalam-dalam dan dihembuskan …hhhhhhh.
    Bingung mau milih yg mana ntar pilpres ini. Kok tak ada adu konsep misi dan visi serta rencana jangka panjang dan jangka pendek antar para capres.
    Kok tak ada yg punya konsep seperti misalnya venus project dalam tulisan diatas.

  17. omie

    🙄 coba seandainya saya yg maju 😳
    Berikut pidato kampanye saya si Otak Mie dg panggilan akrab si Omie :mrgreen:
    Saudara saudaraku sebangsa dan setanah air….. (intonasi dan gaya meniru model bung Tomo).
    Bla…bla….bla…. ble…ble…. ble….
    maaf ada gangguan audiovisual.
    Maju untuk kemakmuran bersama.

    • omie

      Hehehe…. maaf ndan… lagi males ngetik konsep pidato… ntar dikirain kontes “pencitraan” diri pribadi.
      It’s just only a little joke.

    • dewi

      betul itu, coba kang Omie ikut maju, hitung2 kan bisa buat pilihan alternatif calon presiden yang sudah beredar di masyarakat 🙂

      ah ya, saya setuju jika mengusung misi ‘venus’ projectnya itu tapi yang made in Nusantara, dijamin saya pasti akan ikutan mencoblos.

      indonesia ini di karuniai alam dan juga paparan sinar matahari yang abadi, lha kok sumber energi atau bahan bakar saja masih import, mengapa tidak menggunakan energi yang gratis yaitu tenaga surya.

      don`t ask why ❓

      karena kalau nggak ada barang import, kantong para pegawai dan pejabat akan melompong karena nggak akan ada pemasukan 😛

      so, intinya ini kan tentang kekayaan dan kemakmuran ya. okeylah bikin panel dan bahan2 untuk bikin tenaga surya, kalau perlu kita export itu energi made in nusantara. disitu kita tidak hanya akan kaya penghasilan tetapi juga mengemban misi mulia untuk menyelamatkan lingkungan dan ibu bumi dari polusi dsb.

      arab saudi yang hanya export minyak bumi saja bisa menjadi millioner, lha kita export energy saja bisa 10x lebih billioner, jangan lupa juga, kita juga bisa export air ke negara yang membutuhkan dsb, kalau perlu sumbangkan saja sebagian air laut, kita tak akan pernah kesurutan air samudra.

      lha kok kebalik, kita yang kaya akan sumber alam dan hayati tapi dibuat miskin seakan kalau nggak ada produk luar kita nggak bisa hidup.

      ada suatu pola mental yang salah pada bangsa ini yang harus segera kita benahi bersama. semoga hal ini di dengar oleh pemimpin siapapun yang terpilih nantinya, dan kita juga harus mulai dari diri sendiri untuk menjadi pribadi yang mandiri sekaligus aktif dalam misi masa depan ini 🙂

      • ///mengapa tidak menggunakan energi yang gratis yaitu tenaga surya///@dewi///

        Energinya gratis tapi teknologinya tetap harus bayar/impor dan harganya tdk murah.

      • dewi

        ya kita bisa beli satu contoh teknologinya mbah, trus kita tiru/ bikin sendiri dengan bahan2 yang ada di sekitar kita, dengan begitu harga bisa di tekan dan tentunya bebas pungli/ pajak bea cukai pula 😀

        ingat jepang yang sebelum perang dunia kan miskin, trus ia nyomot teknologi dari jerman terus mereka contoh dan kembangkan sendiri, sekarang jepang sangat maju dan modern berkat ipteknya 🙂

        so, kita harus maju, putar otak dan mandiri, tidak seharusnya kita hanya bisa menjadi bangsa konsumerisme ^_^…

      • dewi

        @ Simbah, Omie and All,

        I find the articles which is very interesting and so inspirationing, it`s about how to build the solar house with cheap budget.

        Please have a look, you all are might like it 🙂 …

        http://higherperspective.com/2013/12/build-400-square-foot-solar-powered-grid-cabin-2000.html

  18. omie

    Jempuoooll buat Jeng Dewi… capres alternatif dari Partai Sekar Mayang. :mrgreen:

  19. omie

    Salam ndan, simbah, jeng Dewi, kang Senyum dan para rekan.
    Akhirnya ada debat capres … cuma sayangnya waktunya sangat pendek.

    • dewi

      makasih @ Pak Omie,

      maaf agak telat merespons, maklum saya harus surf ke youtube untuk mencari video debat capres, karena kemarin malam belum sempet melihatnya. dan dengan durasi 1,5 jam an, loadingnya lama sekali, versi fullnya ini :…

      ok, firstly, kita patut apresiasikan, terlebih model begini baru pertama kalinya di adakan di indonesiana, ini mirip2 podium debat capres ala amerikana 😀

      selanjutnya, penilaian dan opini mungkin berbeda satu sama lainnya, dan pada akhirnya rakyatlah sebagai jurinya. partai hanya sebagai ‘kendaraan’ saja… betapapun dan apapaun itu, perencanaan/ cita2 itu penting namun lebih penting lagi pelaksanaannya/ bagaimana merealisasikannya.

      demokrasi itu sebenarnya simpel, yang bikin rumit bin mumet itu kan kepentingan2 di belakangnya, lak yo ngono ta cak? ^_^

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s