Sang Pemain.

Sang Pemain, bahasan tentang hal ini terkait dengan topik Panggung Sandiwara dan Babat Wonomarto.

Sang Pemain di setiap zaman mempunyai karakter yang berbeda-beda. Persamaan karakter sejak zaman pra-sejarah dan zaman batu sampai zaman kini sangat mudah dikenali, tetapi perbedaan karakter antar zaman sangat jarang dibahas.

Layar Pemain Panggung

Para Pemain dalam berperan dibedakan dalam 3 kelompok besar, yaitu “Aktor/Aktris Peran Utama”, “Aktor/Aktris Pembantu Peran Utama” dan golongan terbesar adalah “Pemain Figuran”.

Dalam suatu skenario, aktor/aktris pemeran utama ada 2 pihak yang saling bertolak-belakang yaitu “Sang Penguasa” dan Sang Pembaharu. Bagi rezim Penguasa akan memberikan “Cap / Stempel” buat “Sang Pembaharu” sebagai “Si Pemberontak”. Tentunya “Stempel” ini berkebalikan cara pandangnya dari sisi yang berbeda tergantung “kepentingannya”, bagi kaum yang dibela maka “Sang Pembaharu” mendapat sebutan sebagai “Sang Pahlawan”.

Hasil akhir dari “Cap” tersebut tergantung pada siapa pemenangnya. Apabila rejim “Sang Penguasa” sebagai pemenang maka “Sang Pembaharu” akan mendapat “Cap” sebagai “Sang Pemberontak” dan semua yang terlibat akan masuk ke dalam “Daftar Hitam”. Bila “Sang Pemberontak” yang jadi pemenangnya maka dia akan mendapat gelar sebagai “Sang Pembaharu” atau “Sang Pahlawan”. “Sang Penguasa” dan “Sang Pembaharu” inilah yang menjadi aktor pemeran utama dalam lakon “Clash of the Leaders.

Pemain pendamping adalah bermacam-macam karakter dan perannya seperti “Sang Penasehat”, “Sang Perancu”, “Sang Penggoda”, “Sang Penjilat” dan “Sang Pembelot” maupun “Sang Pendompleng” berperan sebagai “Aktor Pembantu Peran Utama”… Kecuali ada sambungan cerita/ skenario selanjutnya misalkan “Sang Pemenang” digulingkan oleh “Sang Pembelot” ataupun “Sang Pendompleng”… maka aktor pembantu peran utama akan berubah menjadi aktor pemain/peran utama. Para aktor pembantu peran utama ini selalu ada di kedua belah pihak yang selalu siap mengambil posisi jadi pemeran utama.

Para Pemain lainnya adalah para “figuran” yaitu peran “Pelengkap Penderita”, suatu peran yang sangat kecil/sederhana tidak perlu keahlian serta babak lelakon singkat hanya buat sekedar “bikin rame” jalannya pertunjukan. Peran inilah yang dikorbankan dalam suatu lakon, dan biasanya dalam jumlah besar/kolosal sehingga jarang sekali namanya tercantum dalam sejarah sebuah lelakon.

So..??. Ingin berperan sebagai apa? Itu tergantung keahlian/kepandaian kita masing-masing. Atau ingin hanya jadi penonton saja?… itu tidak mungkin karena kita hidup berada diatas panggung pertunjukan, sehingga mau-tidak mau kita ikut terlibat dalam pertunjukan.

Salam.

Catatan.

Para Pemain dalam babakan suatu “Lelakon” tersebut diatas berlaku pada semua sektor kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya tonton sampai selesai putaran video dari youtube di halaman berikutnya.

11 Komentar

Filed under Uncategorized

11 responses to “Sang Pemain.

  1. Salam komandan @ hahaha,..ulasan yg amat sangat menarik bagi saya ndan..asli,benar2 hebat akang komandan ini…
    Menilik diri saya pribadi,.sekarang2 ini hanyalah figuran..xixixi,..

  2. Salam komandan @ wahahahaha,.. gampang ndan,tinggal ngayal lagi…hha,..
    Tp jika kiranya benar,sang Tuhan mengkondisikan,.apakah mau komandan saya temui..?

  3. omie

    Siapa sang pemain yg sebenarnya?
    Permainan apakah yg sebenarnya?

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s