Mimpi Buruk Nelayan di Negara Maritim.

Latar Belakang.

Area Fishing Ground: Nelayan Tradisional Dianaktirikan?

Tradition fishing

-http://indomaritimeinstitute.org/?p=753

……………………………………………………………

Tahun 2010, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengusulkan anggaran tambahan dalam APBN Perubahan sebesar Rp 1,6 triliun. Sekitar 50 persen atau Rp 700 miliar dari dana tersebut rencananya dialokasikan untuk menggenjot perikanan budidaya. Permintaan anggaran tambahan ini terkait dengan target pertumbuhan perikanan sebesar 353 persen. Namun, belum optimalnya Kementerian Kelautan dan Perikanan mengelola anggaran, yakni hanya 70-80 persen dari total anggaran. Penyerapan anggaran yang minim ini menjadi ironis mengingat tingkat kehidupan nelayan tradisional dan masyarakat pesisir belum menunjukkan perbaikan.

…………………………………………………………..
Guna membenahi praktek pengelolaan sumber daya kelautan perikanan dan pesisir sebagaimana diamanahkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 33 (3) bahwa, bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat
“seperti diisyaratkan dalam Konvensi Hukum Laut Internasional/UNCLOS 1982 bahwa negara berkeharusan melindungi hak perikanan tradisional,” tegas Riza.

Nelayan di Perbatasan Terlindas Nelayan Asing

http://indomaritimeinstitute.org/?p=1947

MAFIA PERIKANAN “Illegal License Maling Ikan Trilyunan Rupiah”

nelayan asing
http://indomaritimeinstitute.org/?p=1246

MAFIA PERIKANAN II: Modus Operandi Praktek Illegal License

http://indomaritimeinstitute.org/?p=1395

Nelayan Tradisional Terhimpit Moderenisasi

nelayan terhimpit

http://indomaritimeinstitute.org/?p=1111

Nasib Nelayan Kian Memburuk

http://indomaritimeinstitute.org/?p=979

Nelayan NTT Sudah Enggan Melaut

http://indomaritimeinstitute.org/?p=359

Minapolitan Tak Mampu Sejahterakan Nelayan

nelayan tak sejahtera
http://indomaritimeinstitute.org/?p=786

Nasib nelayan tradisional para anak bangsa makin terpuruk, hasil ikan tangkapan makin sedikit dan harga jual makin turun akibat import ikan dari luar.

Import Ikan Illegal, Nelayan Kian Terpuruk

http://indomaritimeinstitute.org/?p=1352

Bagi yang tidak kuat menderita dan tidak tahan godaan…. Maka terjadilah jalan pintas.

DESTRUCTIVE FISHING, Ancam Kelestarian Ekosistem Laut

nelayan menggunakan bahan perusak

http://indomaritimeinstitute.org/?p=1495

Nasib buruk makin memburuk, ditangkap dan dimasukkan bui oleh aparat yg kita gaji dari pajak yg kita bayarkan.

Foto anekdot… LANJUTKAN…. ?

nasib lanjutkan

10 Komentar

Filed under Uncategorized

10 responses to “Mimpi Buruk Nelayan di Negara Maritim.

  1. gp

    Waduh… Ini sih tulisan yg membuat orang surabaya mumet hehe…

  2. wageR

    Topik apapun yang diangkat oleh Kang O-O, dijamin pasti aktual. Acung tinju eh,,,,jempol.

  3. o-o

    Wakkkkk…. Salam Kang WageR…. suwun kang.
    Salam Cak JS… hehehe… jangan kuatir cak… ntar tak buatkan jamu beras kencur biar pusingnya amblas…. jamunya merk Pemberdayaan Nelayan, merintis kekuatan negara maritim.
    Salam Kang GP, Kang Pelayan, Kang Nur…. and all.

  4. Ping-balik: Kertaning Bhumi | "Pagelaran Kloso Bedah"

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s