Thinking Inside, Outside The Box & Both (Klosobedah Version).

Proses pola fikir seseorang sangat terpengaruh oleh kebiasaan berpola-fikir sehari-hari yang biasanya hanya dari satu sudut pandang saja. Cara/pola fikir tersebut disebut pula sebagai “In the Box Thinking” yaitu berfikir hanya pada lingkup masalah itu sendiri. Model cara/pola fikir ini punya keuntungan yaitu mampu melihat secara detil masalah yang dihadapi tetapi ada kelemahannya yaitu tidak mengetahui adanya masalah diluar masalah yang sedang dihadapi tersebut.

Slide1

Tidak jarang dalam kehidupan sehari-hari di abad pertengahan, seseorang atau sekelompok orang/suku/bangsa membuat pertahanan yang berupa “Labyrinth” untuk menghambat dan menjebak musuh yang akan menyerang.

Model pertahanan Labyrinth di abad pertengahan.

Slide2

Proses pola fikir yang lainnya adalah “Out off the Box Thinking” yaitu cara / pola berfikir dari sudut pandang yang berbeda yaitu diuar kebiasaan pada umumnya atau berfikir dari luar masalah.

Slide4

Kelebihan cara/pola fikir yang ini adalah bisa melihat semua masalah yang ada saat ini dan masa depan serta mampu melihat keterkaitan satu masalah dengan masalah lainnya baik saat ini maupun masa depan, cara pandang ini dikenal sebagai “Visioner”. Pola fikir model seperti ini punya kelemahan yaitu kurang mendetail.

Model lain yang lebih lengkap adalah penggabungan yaitu “In the Box and Out off the Box Thinking”

Slide8

Tinggalkan komentar

Filed under Leadership Article

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s