History and General Definition.

Iklan

18 Komentar

Filed under General Definition

18 responses to “History and General Definition.

  1. sandi

    salam kang ABR,

    dari definisi kepemimpinan yang akang sampaikan dapat saya simpulkan fungsi seorang pemimpin adalah merencanakan, mengorganisir, melaksanakan dan melakukan pengawasan terhadap segala sumber daya yang dimiliki dlam upaya mencapai tujuan ( misi )nya..

    bagaimana menurut pendapat akang?, terlepas dari berbagai macam ilmu kepemimpinan, kepemimpinan yang effektif itu sebenarnya merupakan bakat ( turunan ) ataukah yang diciptakan ( memperoleh teori kepemimpinan dari belajar ) ?, sebab dalam banyak kasus mereka yang secara akademis memiliki kemampuan memimpin cukup baik, ternyata banyak pihak beranggapan beliau2 gagal memimpin, diantaranya :

    1. prof DR michael gorbachev, seorang doktor yang memimpin uni soviet sebelum berakhirnya perang dingin, dibawah kepemimpinan gorbachev ini uni soviet ambruk, hancur berkeping2 menjadi lebih kurang 15 negara baru, soviet yang semula negara besar dan disegani, terpaksa harus tiarap menghadapi hegemoni amerika dan negara2 barat.

    2. Prof DR BJ Habibie, dibawah beliau, kita tarpaksa kehilangan timor timur,melalui refenrendum, setelah sejak 1979 bergabung dengan NKRI, padahal tidak sedikit pengorbanan tenaga, nyawa, kekayaan yang terkuras untuk membangun timor timur.

    3 SBY, seorang jendral yang juga seorang DR honoris causa ( maaf kalau salah ), piawai dalam berpidato, tetapi banyak pihak yang saat ini kecewa dengan kepemimpinannya, banyak pihak bahkan beranggapan negara dalam bahaya dan siap tenggelam.

    he…he…he…, sampai saat ini saya masih bingung, sebenarnya yang membuat seseorang sukses memimpin itu ilmu kepemimpinannya ataukah kharismanya ?.

    untuk negara2 yang sudah mapan demokrasinya, baik sistem tatanegaranya mungkin mereka yang memiliki ilmu kepemimpinan dapat sukses memimpin, tapi bagaimana dengan indonesia ?.

    negeri ini penuh tipu muslihat, para pejabatnya tidak mengindahkan aturan ( undang2 ) kalau merugikan kepentingan diri dan kelompoknya, bangsa yang sudah kehilangan jati diri dan kehormatan, tidak ada lagi kejujuran diantara mereka, jabatan bukan lagi amanah, t etapi komoditi yang dapat diperjual belikan, pemimpinnya tidak berani mengambil keputusan kalau itu dianggap mengandung resiko ( cari aman ), dan masih banyak kelemahan2 yang lain.

    mohon wedharannya kang

    • sandi

      salam kang ABR,

      wah… saya salut kang, akang benar , kadang kita perlu keberanian untuk secepatnya memanfaatkan momen, sedang kesempurnaannya bisa belajar sambil jalan

      semoga bermanfaat bagi para balon pemimpin dan usaha akang membangun media sebagai ajang transfer pengetahuan kepemimpinan dapat terwujud, amien

  2. Sang Pemimpi

    Mantab kang jadi gampang bacanya sekaligus tahu artinya….bentuknya juga eye catching….matur nuwun sudah mau selalu mendengarkan pendapat atau kritikan orang lain, tidak melihat seberapa tinggi panjang kakinya dan darimana asalnya tapi melihat isi yg disampaikannya….ini juga merupakan salah satu sifat pemimpin yg diidam-idamkan….selalu ingin mendengar keluhan yg dipimpinnya, bukan hanya ingin didengar saja….suwun kang….

    • O-O

      Salam Kang SPemimpi.
      Terima kasih kang.. pagi-pagi sudah hangrawuhi dan matur suwun… atas penerimaannya. Nanti akan saya tayangkan secara bertahap kang… agar pembaca yang lain mudah memahami… saya yakin kalau akang sudah paham (berdasarkan komen akang tentang tulisan saya: tingkatan ilmu kepemimpinan di padepokan dongengbudaya).
      Suwun kang.

  3. sandi

    salam kang ABR, kang sang pengintip,

    alhamdulillah, masih ada pejabat negara yang memahami kondisi krisis yang terjadi saat ini, bahkan siaap duduk sama rendah dan meninggalkan ( menekuk ) kaki2 yang menjadi penghambat komunikasi dengan pemilik kaki yang berbeda, sungguh sikap yang mulia dan sulit ditemukan dinegeri ini sekalipun dilevel paling rendah.

    andaikata seorang pemimpin negeri ini mau menteladani kepemimpinan sultan harun al rasyid, niscaya akan dibukakan Allah berkah dari segala penjuru langit, sehingga rakyatnya akan makmjur dan negerinya menjadi negeri yang baldatun toyyibatun warobbun ghofuur, saya ikut berdoa semoga kang ABR tetap dapat memegang amanah yang saat ini sudah dipegang dan juga yang akan datang.

    kisah kepemimpinan harun alrasyid sungguh luar biasa, beliau dalam waktu2 tertentu selalu beranjang sana kepada rakyatnya secara diam2 ( bukan dipublikasikan untuk promosi atau pencitraan ), suatu ketika dengan menyamar sebagai seorang pengelana, sampailah beliau ke gubug seorang janda yang miskin dengan tiga putra balitanya, ketiga anaknya merengek minta makan karena seharian sudah tidak makan.

    untuk mengjhibur anaknya, janda itu merebus 3 batu ( tidak memiliki bahan makanan / gandum ), sambil berkata ” sabar ya nak…. masakannya belum matang, tidurlah, nanti kalau sudah matang akan ibu bangunkan ” , begitu sampai berulang2 diucapkan siibu, ketika anaknya bangun dan minta makan, saat itu sultan menguping pembicaraan si ibu janda ini dari balik biliknnya, dan saat itu juga beliau menangis, ,merasa berdosa karena belum mampu menjaga amanahnya sebagai seorang pemimpin, karena masih banyak rakyatnya yang kelaparan, sementara laporan yang diterima dari para pembantu2nya baik2 saja.

    dengan bergegas beliau mengambil sekarung gandum dan dibawanya sendiri untuk diserahkan kepada si janda dengan 3 anaknya itu, alangkah terharunya si ibu janda menerima sekarung gandum dari orang yang tidak dia kenal, sam bil berucap ” alangkah bahagianya seandainya rakyat negeri ini memiliki pemimpin seperti tuan ( maksunya sultan ), pasti tidak akan ada lagi rakyat negeri ini yang kelaparan “, si ibu janda ini tidak tahu, bahwa yang dihadapannya itu sultan yang sedang dia bicarakan, subhanalloh.

    mungkinkah negeri kita akan memiliki pemimpin yang mau menteladani kisah itu, meskipun tidak harus memanggul sendiri beras untjuk disampaikan kepada si miskin, tetapi paling tidak mau memberika perhatian terhadap kesejahteraan dan keadilan di negeri ini ?, wallahu alam

    • O-O

      Salam Kang Sandi.
      Terima kasih atas kerawuhan dan tanggapannya….. ah terlalu tinggi ganjalan kaki buat saya kang. Kalau inget cerita si Ibu yg merebus batu…. hhhh…keronto-ronto kang.
      Suwun kang Sandi.

  4. Salam kang simpang,kang sandi,kang sang Pemimpi,..
    Kang simpang @ nggih kang,.ilmu kepemimpinan memang sangat dibutuhkan tiap individu,.khususnya para lelaki(bukan hidung belang,.hhe).. Dahulu aku pernah memimpin suatu komunitas kecil yg berjumlah 10 orang,.pertama kali memimpin,pertama kali juga,aku gagal sbg pemimpin,karena sulitnya menemukan kata mufakat..

    Kang sandi @ komentar yg sangat super,.sangat berbobot kang..kira2 faktor apa yg membuat bisa seperti gorbacev,cs tsbt kang..?

    Kang sang pemimpi @ kita duduk bersila sama rendah yah kang..hhe,.

    • O-O

      Salam Kang Nur.
      Betul kang… bahkan setiap manusia kang (O-> & O+) agar sukses munuju tujuannya masing-masing.
      Kegagalan pemimpin Rusia tsb saat mencanangkan glasnost perestroika yg rakyatnya belum siap.
      http://escholarship.org/uc/item/060917hd.pdf
      Terima kasih kang Nur…. semoga tautan diatas berguna untuk belajar jadi pemimpin yg strategis.

    • sandi

      salam kang Nur, kang ABR

      faktor apa yang membuat seperti gorbachev ?…….. wah… ini masalah negara kang, kayaknya yang lebih paham itu kang ABR.

      tapi kalau menurut saya, seorang pemimpin negara, yang diperlukan itu naluri kenegarawanan, dan ini tidak bisa dipelajari, sebab merupakan anugerah ( bakat ), sementara teori kepemimpinan akan melengkapi dan menyempurnakan seorang pemimpin agar lebih sempurna.

      setinggi apapun teori kepemimpinan dikuasai, kalau tidak meimiliki jiwa kenegarawanan, maka dalam mengambil keputusan seringkali bimbang karena terlalu banyak pertimbangan, akibatnya seringkali terlambat atau tidak tepat dalam mengambil keputusan. sebab memimpin negara tidak sama dengan memimpin perusahaan yang selalu didasari untung dan rugi.

      ada kemungkinan gorbachev memang sangat menguasai ilmu kepemimpinan akan tetapi beliau bukan negarwan, sehingga keputusan untuk membuka diri ( glasnoss ) tberakibat fatal

      • sandi

        gorbachev mestinya meniru china, meskipun telah terjadi reformasi besar2an , dari perekonomian sosialis yang tertutup ke pereknomian pasar yang terbuka, namun china tetap mempertahan ideologinya… komunis, jadi kemasan yang menjadi ideologi negara tetap dipertahankan sedangkan isinya yang sudah tidak sesuai ditinggalkan diisi dengan kapitalis.

        kesalahan fatal gorbachev adalah membubarkan ideologi negara, sehingga negara tercabik2. sebab ideologi seringkali merupakan alat pemersatu, kalau gorbachev seorang negarawan, mestinya tidak gegabah dengan mudahnya membubarkan ideologi negaranya.

        itulah sebabnya, seorang pemimpin negara yang diperlukan adalah naluri kenegarwanan, sebab naluri ini mampu melampaui batas logika ilmu kepemimpinan.

        mohon maaf kang ABR, tidak ada maksud saya nguyahi segoro, anggaplah tulisan saya itu omng kosong dari rakyat kecil yang kecewa dengan kondisi sekarang, akibat lemahnya pengambil keputusan.

        suwun

      • O-O

        Salam Kang Sandi.
        Salah satu faktor penyebab kejatuhan Rusia memang benar pendapat akang…. dan model kepemimpin memang sangat berbeda tergantung peruntukannya… he..he.. Salut Kang Sandi.

      • O-O

        Salam Kang Sandi.
        Memang kang…. untuk bisa mengkaji sesuatu agar akurat maka harus dipandang dari berbagai sudut.
        Maap kang…. tulisan perkembangan kepemimpinan ntar lagi disusun… ntar malam siap tayang. Terima kasih tambahan pandangan kang Sandi.

  5. Salam kang sandi,kang abr @ iya kang,.itu benar sekali kang,.faktor ruh/jiwa harus lebih dominan 60%,.sisanya faktor penyempurnanya..
    Jika begitu Hawa yg keluar dari pemimpin tsb santer bgt,.kayak pak soekarno,walau berasal dari kalangan bawah,tp punya hawa lain,.

    Berbicara gorbachev(ideologi),.berarti serupa halnya dong ya kang,.sama saat ini,.akibat tidak mengertinya ideologi,. pancasila(kayaknya satu sila jg sama sekali gak faham), nasakom(skrg gak boleh), berdikari(boro-boro),.
    Nauzubillah,bila Indonesia tercinta pecah seperti amerika,eh rusia..

    • O-O

      Salam Kang Nurkahuripan.
      Terima kasih tambahan wawasannya kang Nur…..he…he kayaknya mirip.
      Oh..ya…kang… tulisan berbagai jenis model kepemimpinan sudah diedit dg 2 versi sudah terbit sebagian.
      smogajayalahNKRIdotcom

      • Salam kang simpang @ nggih kang,. matursuwun sami-sami..mirip apaan tuh kang..?xixixi..

      • O-O

        Salam Kang Nurkahuripan.
        He..he..he… kesan tampilan tergantung sudut pandang yg berbeda kang. Tampilan yg atas spt kepala besar yg angkat tangan…ho..ho. Yang dibawah… hhmmm… mirip tank ngkali…he..he.
        Suwun kang Nur.

  6. Surplus Toner buys overstock, clearance, closeout and liquidation inventory of original
    equipment manufactured (OEM) ink and toners used in copiers, printers and fax machines.
    It is not only popular for publishing solutions, but
    also it is very popular for advertising solutions at competitive price.

    For companies that use printers a very good deal, the
    printing budget is something that must be kept under control and monitored
    carefully.

    NB.
    Buat Para Saudara yang lain, boleh kirim komentar atau nebeng menawarkan dagangan…. tak ada jeleknya bisa membantu cari rizki berdagang barang yang legal.

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s