Selamat Datang (Welcome)

Selamat datang di blog “ala kadarnya” ini.

Simpang.

158 Komentar

Filed under Selamat Datang

158 responses to “Selamat Datang (Welcome)

  1. widjil

    Salam…..menyambung tulisan saya yang tidak bermutu dan abal abal saja…..

    Materi Tulisan Kepemimpinan telah dipindahkan pada halaman tersendiri.
    https://leadershipprincipal.wordpress.com/2012/08/19/berbagai-teori-kepemimpinan-versi-sesepuh-indonesia/

    Mas ABR…ini hanyalah tulisan untuk meramaikan dan mengisi rumah padepokan ini….hanya tulisan abal abal tetapi sudah membuat kepala kliyengan……..salam hormat……Nuwun

  2. dewi

    @ Sederek Sedoyo,

    Saya mengucapkan selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin…

    @ Pakpo JS dan Paklik ABR,

    Siap graakk!!… saya coba nulis tentang ilmu masak aja gimana?… karena bumbu rawon, pecel, lodeh, sambel goreng dan teman2nya itu kan perlu untuk sarapan para pemimpin… he he he… kik kuk…

    @ Mas Nurkahuripan,

    Maturnuwun, di panggil mbak juga bagus, biar awet muda… xixixixixi…

    @ Mbah Wage, Bala(ne)dewa,

    Mbah, saya ini selain penjahat abal2 juga belajar menjahit lho mbah, ternyata lebih gampang menjadi penjahat daripada menjadi penjahit… wakkakkakkaakkk….

    Salam katresnan,

    Dewi

  3. Bala(ne)dewa

    Kang ABR, Mas js, JDD, Mas Nur, sedherek sedaya,

    Ri royo karo nggowo kloso … Kloso ne sopo ?
    Selamat lebaran ! Maaf lahir batin. Selamat apa saja ; reuni dengan keluarga sambil makan ketupat, rujak cingur, rawon, brongkos.

    • ABR

      Kang Bala(ne)dewa.
      Tikar pandan arane kloso….
      Klosone Bedah ditambal jadah.
      Tumuli ing dino RI yoyo….
      Kumrakete dulur srono ibadah.
      Met Lebaran Bang…..sale-sale kate… maapin anne ye Bang.

  4. js

    Salam dan hormat saya …Mas ABR….sedoyo Porosepuh…….

    Sangat terima kasih bila tulisan saya yang hanya ngawur grutal gratul dan abal abal dimuat koran Padepokan Kloso Bedah yang terhormat ini….benar benar penghormatan bagi kami……..

    Saya menambahi sedikit untuk sebagai penutup tulisan saya ini yaitu tentang keadaan yang paling ujung yaitu Pemimpin Ma.rifat……

    Saya tidak wajib atau tidak mengerti arti sebenarnya Pemimpin Marifat maka dalam hal ini saya hanya bisa mengiaskan saja dengan ilmu POHON BUAH….

    Syareat sudah saya kiaskan ditulisan saya terdahulu dan SYAREAT saya kiaskan dengan BIJI BUAH yang sedang hidup dengan alamnya sendiri…..

    Ketika biji buah ini ditanam dalam tanah dan diberi air lalu tersinari maka buah ini akan tumbuh akar…..
    Tanah, air, udara dan juga sinar matahari adalah kias bahwa semua itu adalah seperti medan wilayah untuk pendadaran untuk biji itu dan pergerakan biji yang dimulai dengan tumbuhnya akar dan tugasnya mencari makanan dalam tanah untuk bisa hidup dan tumbuh…

    Biji ini yang bergerak kebawah dan menyamping dengan akarnya dan tumbuh keatas dengan batangnya maka ini adalah pergerakan yang harus dilakukan karena kodrat dirinya dan pergerakan atau perjuangan ini adalah TAREKAT….

    Bergerak dan terus tumbuh sehingga keluar ranting dan daun , semakin lama dan semakin besar dan akhirnya biji ini sudah berbentuk pohon besar dan keadaan ini adalah keadaan sempurna dan keadaan ini yang saya namakan sebagai HAKEKAT keberadaan adanya ujud biji , biji yang akhirnya tahu dan mengerti bahwa sejati dirinya adalah pohon ….

    Lalu bagaimana dengan keadaan MA’RIFAT biji / pohon , maka yang dilakukan tumbuhan ini haruslah berbuat dan berusaha untuk bisa menumbuhkan BUAH dan buah itu yang harus ada BIJI seperti keberadaan dirinya dulu dan biji ini yang didalamnya juga sudah diukir dan ditanamkan banyak guratan pesan dan guratan pesan itu yang akhirnya bisa tumbuh seperti diri sejatinya yaitu sebuah POHON…pohon yang seperti dirinya sendiri…….

    Mas ABR….jadi kesimpulan dari seorang pemimpin adalah seperti proses diatas….
    Pemimpin adalah sosok yang mengerti …dari awal dan sampai penghujung…pemimpin yang akhirnya bisa melahirkan pemimpin yang baru….

    Pemimpin yang Ma’rifat bukan saja berintelektual dan berpola pikir cerdas dan lain lain tetapi juga harus mengerti hal lain yang bersifat tidak logis, mungkin saja sebagai manusia yang “Religius ” atau sadar dan berkesadaran nurani, atau boleh saya katakan mengerti ” Sankan Paraning Dumadi ” dalam arti yang luas dan tidak sempit……

    Mohon maaf bila tulisan saya menjadi panjang kembali , kurang berkenan atau keliru…..lha wong itu hanya tulisan abal abal saja….Nuwun….salam rahayu……

    .

    • O-O

      Salam Cak JS.
      Mohon Maap.. baru sempat nanggapi tulisan cacak, maklum…sibuk silaturohim ke rumah sanak saudara.
      Cak…. sumbangan cacak bukan abal-abal meskipun ditayangkan pada blog yg masih abal-abal…he..he…
      Pemahaman cacak memang pas sejalan dg pemahaman saya.Kecenderungan ilmu kepemimpinan yg berkembang saat ini (Leader-Member Exchange, Shared Leadership, Servant Leadership, Transformational Leadership, Spirituality Leadership) sudah mulai sejalan dg “Sunnahtulloh”, yaitu spt yg kita bahas.
      Suwun Sumbangannya Cak JS.

  5. heri

    Poro sesepuh lan pinisepuh tuwin sederek sedoyo, sugeng riyadi tuwin sugeng pitepangan, nderek nyimak wedaran-wedaran ingkang sae dipun tularaken dumateng sesami, salam wilujeng rahayu, heri

    • O-O

      Salam Karaharjan Kang Heri.
      Matur suwun rawuh kalayan pitepanganipun…. Sugeng Ariyadi ugi kang.
      Sumonggo dipun kedapi pasuguhan sawontenipun, mugi-mugi murakabi dumateng poro sederek sedoyo.
      Sepindah malih…. matur sembah nuwun… sumonggo menawi badhe paring dhawuh.
      Suwun Kang.

  6. heri

    Matur nuwun Kang O-O, kulo nderek nyimak

    • O-O

      Sami-sami Kang Heri, Sumonggo lesehan sakecanipun. Tulisan lanjutan tentang model kepemimpinan terbaru ” Talk about Leadership, Recently ” sedang digodog.

  7. Salam kang 0-0,kang js,kang sandi,kang sp ngintip,kang johar,kang bala(ne)dewa,simbah 1945,mbak dewi,kang heri,,seluruh sedulur..
    Lama tdk bersua,..baru kembali,.

    Mbak dewi @ awet muda ya mbak dewi,.
    Kalo gtu,senyumnya dibanyakin lagi mbak,.pasti awet muda deh..hhe

    kang bala(ne)dewa @ suwun kang,minal aidin yah kang..

  8. dewi

    @ Nurkahuripan,

    Maturnuwun mas, saya akan selalu usahakan tetap tersenyum walau dalam suka dan duka, saya masih belajar tersenyum yang bukan hanya tersungging di bibir tapi senyuman yang berasal dari hati yang terdalam…

    @ ABR,

    Maturnuwun, sak meniko nggih sampun kathah topik2 tentang kepemimpinan wanita, saget di search ten google, kados: kepemimpinan wanita dalam pandangan islam hingga kepemimpinan wanita dalam organisasi baik kemasyarakatan dan dalam kancah perpolitakan dsb. Semuanya mengupas tentang karakter dan jiwa kepemimpinan wanita, kulo namung sinau mawon, tumut ngangsu kaweruh, ning nyatane prakteknya kok mboten seindah teorinya nggih?… he he he… kik kuk…

    @ Heri Kribo,

    Sugeng pepanggihan mas Heri, wellcome abroad, selamat bergabung, enjoy it and have fun!…

    Salam rahayu,

    Dewi

  9. Sang Pemimpi

    Salam pinisepuh sedoyo…

    walopun agak terlambat…saya pribadi mengucapkan mohon maaf lahir bathin atas semua kesalahan yang saya perbuat selama ngintip maupun nyruput kopi di warung kloso ini maupun warung2 sebelah….dan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433H bagi yg merayakannya….

    Dua minggu saya tinggal mudik…saya ketinggalan banyak tulisan bagus2…lumayan buat bacaan beberapa hari ke depan…

    oh yah kang ABR….ada kejadian tidak sengaja selama balik ke jakarta…biasanya saya melewati semarang selalu lewat tol karena selain tidak tahu jalan juga jauh lebih cepat….nah kemarin pas sewaktu GPS bilang belok, saya tidak dengar, saya sadar sewaktu lihat layar GPS bilang kalkulasi ulang…saya cari putaran arah balik tidak ada, walah akhirnya saya bablas ngikutin GPS yg ngga tahunya lewat tengah kota semarang….alhasil saya harus tersendat melewati banyak persimpangan2 besar seperti yang sering kang ABR gambarkan selama ini….lumayan saya harus tempuh lebih dari 2 jam baru bisa mengarah ke arah kota kendal….kalo ngga gitu saya ngga akan tahu persimpangan yang dimaksud oleh kang ABR…he3…

    maaf kalo tulisannya tidak ada hubungannya dengan tulisan kang ABR…

    Salam…

  10. sandi

    salam kang ABR, kang sang pengintip, mbak dewi, dan para sepuh

    saya juga pada kesempatan ini, meskipun agak terlambat mengucapkan selmat har raya idhul fitri, minal aidzin wal faizin, sebagai manusia biasa tentu banyak kesalahan dan kekhilafan yang saya sengaja ataupun tidak saya sengaja, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar2nya.

    @ mbak dewi, kang ABR

    saya sependapat teori kepemimpinan bisa jadi sudah berjibun, tetapi prakteknya ?, ternyata tidak seindah teorinya, he….he…he…

    tri buana tungga dewi, seorang raja wanita, tidak pernah belajar ilmu kepemimpinan tetapi dibwah beliau majapahit semakin jaya, wilayah semakin luas, rakyat semakin makmur, dan hukum semakin tegak.

    begitu juga dengan hayam wuruk, penerus tri buana tungga dewi, meskipun tidak pernah belajar ilmu kepemimpinan, majapahit mampu menjadi negara besar di asia selain kerajaan mongol.

    kalau begitu, yang menjadikan seorang pemimpin itu sukses menjadi seorang pemimpin itu sebenarnya apa ?.

    he… he… he… ini prnya kang ABR, tapi menurut saya pasti ada faktor x, kalau saja sp MEMBACA apalagi memiliki ilmu kepemimpinan seperti kupasan kang ABR, maka saya semakin yakin indonesia akan menjadi mercusuar dunia.

    @ kang sang pengintip,

    akang nyasar ke tengah kota semarang ?, wah…. jangan2 itu dapat panggilan dari pengh uni lawang sewu kang, sepertinya para penghuni ingin berkenalan, he…he…he…

    kalau boleh tahu, akang berangkat dari mana ( kota mana ) ?

    suwun

    • Sang Pemimpi

      Salam kang sandi…

      Kebetulan sebelum berangkat saya sekeluarga menginap 3 hari di kota batu malang setelah seminggu mudik di kampung halaman…hikmahnya saya baru tahu kalo ada simpang 6 bahkan lebih, biasanya dikota2 lain persimpangan paling banyak sampe 5….he3….

      Saya tergelitik dgn woro2 kang ABR di warung sebelah soal seandainya setiap org jadi presiden sehari apa yg akan dilakukan…saya jadi teringat seseorang pernah cerita bahwa ada seorang raja yg melakukan sayembara dibuka kesempatan menjadi raja sebebas2nya selama 4 haridgn syarat pada hari kelima akan diikat dan dibuang ke pulau terpencil tak berpenghuni, tandus dgn berbagai macam binatang buas….lalu datang seseorang mengajukan diri jadi raja, dia berpikir dulu ia org yg hidupnya susah, maka ia gunakan 4 hari ketika menjadi raja dgn bersenang-senang menuruti semua hawa nafsunya, bermegah-megah, pamer kekayaan kerajaan, dan kesana kemari menggunakan semua fasilitas kerajaan dengan diringi pengawal dan putri2 cantik…lalu datanglah hari kelima dimana raja sesungguhnya menangkap sang raja sementara untuk dibuang ke pulau yg dijanjikan untuk selama lamanya, maka kesusahan dan penderitaan yg mengisi hari2nya berikutnya sampe selama2nya….
      lalu datanglah seseorang berikutnya dan seterusnya yg mengajukan diri jadi raja sementara selama 4 hari dimana ketika menginjak hari kelima selalu dihadapi dgn ketakutan membayangkan hari2 berikutnya yg tersiksa oleh berbagai binatang buas dan tempat yg tandus tak berpenghuni…..sampai datanglah seseorang yg pintar mengajukan diri menjadi raja sementara….dia berpikir bagaimana dia bisa bersenang2 tidak hanya 4 hari tapi hari2 berikutnya dimana ketika dia dibuang masih tetap bisa bersenang2 selamanya….maka hari pertama ia kirim bala tentara ke pulau tersebut untuk membasmi semua binatang buas….hari kedua ia kirim para arsitek dan ahli bangunan untuk membangun istana dgn segala tamannya….hari ketiga ia kirim semua harta benda kerajaan ke pulau tsb….hari keempat ia kirim semua keluarganya, teman2nya, tetangganya bahkan rakyatnya ke pulau tersebut….maka ketika datang hari kelima ia ditangkap dan dibuang ke pulau tersebut dengan senyuman di wajahnya….karena kebahagiaan dimana ia akan bersenang senang selamanya….

      Pesan yg saya tangkap dari cerita tersebut bahwa kita dijadikan raja atau pemimpin atau khalifah oleh Maha Raja pemilik sesungguhnya alam semesta ini selama beberapa tahun sebebas bebasnya, semua pilihan ditangan kita, kita akan jadi orang bodoh yg akan menghabiskan waktu yg diberikan untuk hanya menuruti hawa nafsu kita, atau menjadi orang pintar yg akan selalu mengingat mati dan mempersiapkan kehidupan setelah mati….

      Begitulah cerita yg pernah saya dengar soal kepemimpinan….benar tidaknya Wallahu’alam bisshowab…..:-)

      • sandi

        salam juga kang sang pemimpi,

        wah… uraian akang bisa jadi itu juga masuk kategori kepemimpinan makrifat ( istilah ini saya copy dri kang ABR ), bukan hanya pandai mengelola tetapi setiap keputusannya selalu merujuk pada tujuan yang akhir

        raja yang diangkat hanya dalam waktu 4 hari kemudian dibuang dan diasingkan, maka sang raja berfikir pada tujuan yang akhir, yaitu bagaimana setelah menjadi raja tetapi bisa menikmati kehidupan seperti yang diingini ( termasuk berbagai macam fasilitasnya ).

        kemudian kesimpulan akang, agar kita menjadi pemimpin yang pintar, yang akan selalu mengingat mati dan mempersiapkan kehidupan setelah mati, inipun juga merujuk pada tujuan yang akhir … dari kehidupan, yaitu hidup setelah mati.

        he… he… he… luar biasa kang, berarti seorang pemimpin itu harus selalu merujuk pada tujuan yang akhir, untuk apa dia menjadi seorang pemimpin, apakah untuk kpentingan dunia saja ataukah untuk dunia akherat.

        suwun wedharannya kang

      • Sang Pengintip

        Salam Kang ABR, kang Sandi dan Porosepuh..

        Saya cuman menyampaikan apa yang pernah saya dengar, berarti yang akang maksud itu mungkin adalah si pencerita….kalo saya mah jauh api daripada panggang…hehehe…

        saya ada satu cerita yang pernah saya dengar juga….mungkin juga pernah saya sampekan di warung sebelah sebelumnya….Pada suatu hari ada seorang raja dari kerajaan yang kaya raya mengumpulkan semua rakyatnya dari golongan bawah hingga golongan atas….raja bertitah kepada semuanya “wahai rakyatku, saya bertitah bahwa sejak hari ini benda apapun yang ada dalam kerajaan ini yang bisa kalian pegang akan menjadi milik kalian”….setelah si raja selesai bertitah, maka menyebarlah semua rakyatnya ke segala penjuru istana dan kerajaan untuk memegang apa saja yang bisa diraih supaya bisa jadi miliknya, kecuali satu orang abdi (hamba) raja yang hanya duduk diam dihadapan sang raja….maka terheranlah sang raja dan semua hadirin yang melihatnya…maka bertanyalah sang raja “Wahai abdiku, kenapa engkau tidak menyibukkan dirimu untuk mencari harta benda yang nantinya bisa berguna untukmu”…dengan tertunduk malu, sang abdi berkata ” wahai sang raja, engkau tadi bertitah, bahwa apa saja yang dipegang dalam kerajaanmu akan menjadi hamba, sedangkan semua isi kerajaan ini adalah milikmu, maka apabila hamba memegang yang mulia, maka saat ini juga kerajaan beserta isinya akan menjadi milik hamba juga, maka saat ini juga ijinkan hamba untuk memegang sang raja”…maka mulai saat itulah kerajaan beserta isinya juga milik dari sang hamba raja….

        ada pesan yang saya tangkap dari sang pencerita, bahwa seluruh alam dan isinya adalah milikNYA….kenapa semua orang menyibukkan dirinya hanya ingin memegang ciptaanNYA saja….padahal kalau mau memegang Yang Menciptakannya, jangankan sepetak rumah mewah beserta isinya bahkan dunia beserta isinyapun akan menjadi miliknya kelak….bila dunia yang dicari, maka dunia pula yang didapat walau terkadang hanya sedikit….bila akhirat yang dicari, akhirat yang didapat dan dunia akan datang dengan sendirinya…..

        tapi itu yang pernah saya dengar lho…saya cuman menyampaikan apa yang pernah saya dengar soal raja eh pemimpin maksudnya…

      • O-O

        Salam Kang SPmimpi dan Kang Sandi.
        He..he… memang akang berdua benar-benar muantabbb.

      • Sang Pemimpi

        Akang ABR jangan merendah….jarang ada orang berkedudukan dan berwawasan seperti akang yang mau membaur dan mendengarkan suara atau tulisan abal2 dari orang2 yang dianggap rendah derajatnya seperti saya ini….Pemimpin seperti model akang ini yang harus diperbanyak dinegeri ini….pemimpin yang tidak hanya mengerti (pintar) tapi juga pemimpin yang paham (berakhlaq/bermoral mulia dan beramal sholeh)….

        saya ingin menambahkan cerita yang pernah saya dengar di atas….kalau kita menanam rumput maka akan tumbuh rumput….kalo kita menanam padi maka akan tumbuh padi dan disela2nya akan tumbuh rumput…kalo ingin tumbuh padi berkualitas tinggi, maka cabutilah rumput yang tumbuh disela-sela padi…..

        sudah ah…saya mau ijin nyimak saja….semoga diwarung ini semakin banyak yang singgah untuk saling tambal kloso sing bedah….bedah ing pinggir…saling ndondomi…saling ngrumati…buat bekal nanti sore…dan semoga semua nanti tersenyum bahagia….bersorak bergembira menyambut kedatangan kehidupan yang sebenarnya….

      • O-O

        Salam Kang SPmimpi.
        Tulisan akang pada alinea terakhir… hmm…benar-benar sesuai dg maksud bikin blog ini… EQ akang sangat tinggi,,, salut kang.
        Menyiangi rumput di sela-sela padi…. membiarkan rumput yg tumbuh di lapangan… sistim klaster… tepat kang.

  11. sandi

    wuihhhh…. salut sama kang ABR, sangat lengkap jawabannya, terima kasih kang.

    sekarang saya baru paham, tidak semua tentara itu tahunya cuma meriam, mesiu dan strategi perang, alhamdulillah sekarang kita memiliki tentara yang ilmuwan sekaligus spiritualis, he….he…he…

    makasih kang wedharannya

  12. sandi

    benar kang, mengahlikan anak buah itu sama dengan kaderisasi, akan tetapi yang perlu direnungkan adalah memimpin institusi dengan kekuasaan terbatas dengan yang absolute, itu memiliki implikasi mental berbeda.

    mereka yang memimpin dengan kekuasaan terbatas, cenderung lebih hati2, sedangkan mereka yang memimpin secara absolute cenderung semua gue
    disinilah peran mental dan naluri seorang pemimpin. itu teruji.

    majapahit terpuruk setelah lengsernya hayam wuruk, bisa jadi salah satu penyebabnya memang tidak terjadi adanya transactional dan transformational leadership, tetapi saya lebih melihatnya dari sisi kualitas penggantinya, disamping situasi lingkungan yang sudah mulai berubah. dimana loyalitas masyarakat mulai mendua akibat adanya ketidak puasan dikalangan elit.

  13. sandi

    wah…. gambar opo kang iku, aku ora mudeng, he…he…he….

  14. Salam mbak dewi @ amiiin mbak dewi,.semoga brbahagia selalu..

    Salam kang sandy @ sama2 kang,.minal aidin..

    Salam kang 0-0 @ monggo dilanjut kang wedarannya..

  15. @ ABR, Sandi, All,

    Maturnuwun, nuwun sewu, menurut analisa saya yang ecek-ecek ini, sosok ibu Kartini bukanlah termasuk dalam kategori leadership melainkan inspirational woman, atau wanita yang memberi inspirasi pada sekitarnya atau bangsanya dalam kontribusi memberikan pencerahan di dunia ini.

    Seperti yang pak ABR terangkan dan pak Sandi jabarkan bahwa munculnya suatu sosok pemimpin itu terdiri dari 3 unsur yang membentuknya yang antara lain dapat di lihat dari pemimpin, pengikut dan lingkungan yang berlangsung tengah berlangsung.

    Tribuanan Tungga Dewi yang memimpin kerajaan majapahit pada th 1328-1351 adalah sejarah bagi peradaban nusantara ini, sedang RA Kartini yang masih berjuang mendapatkan hak pendidikan yang setara dengan laki-laki berada pada jaman modern yang kebetulan masih menganut faham feodalisme pada th 1900 an.

    Kehadiran RA kartini tentu saja membawa perubahan yang inspirational bagi nusantara, namun membedakan karakteristik kedua tokoh tsb adalah fakta sejarah yang tidak bisa di manipulasi, apakah dari jaman Tribuana ke Kartini, nusantara mengalami kemajuan ataukah malah mengalami kemunduran?…

    Seharusnya nusantara bisa lebih maju dari bangsa lain jika kita bisa meneruskan kepemimpinan jaman Tri buana secara estafet. Namun tongkat estafet itu sepertinya harus ‘mandeg’ di tengah jalan atau malah di buang oleh peradaban manusia barunya dengan budaya kepemimpinan barunya karena seringnya terjajah?…

    salam rahayu,

    dewi

    • O-O

      Salam Ning Dewi. Terima kasih masukannya, nanti akan saya lengkapi lebih detil tentang definisi Leadership-Leader. Ibu kita Kartini termasuk Opinion Leader (lihat tambahan posting di definisi).
      Suwun ning Dewi.

    • sandi

      salam kang ABR, kang sang pengintip, mbak dewi

      persoalan utama yang dihadapi seorang pemimpin adalah kemampuan dan keberanian mengambil keputusan secara cepat dan tepat, mungkin kang ABR bersedia menjabarkan bagaimana mengambil keptusan yang baik itu.

      banyak contoh pejabat kita ternyta sulit atau bahkan tidak berani mengambil keputusan terhadap suatu masalah dan cenderung membiarkan masalah itu menyelesaikan sendiri, dan ini tanpa disadari akan berakibat buruk utamanya menurunkan wibawa dan kepercayaan.

      padahal beliau2 itu sudah pasti akan sangat mumpuni memberikan kuliah kepemimpinan, akan tetapi kenapa mereka seperti tidak berdaya dan tidak berani mengambil keputusan ?.

      he….he…he… pendapat mbak dewi 100 % bener, ilmu kepemimpinan mudah kita pelajari, mudah kita bicarakan, akan tetapi prakteknya.?, hanya orang tertentu saja yang mampu mejadi pemimpin yang baik. dan mudah2an kang ABR salah satunya, he…he…he…

      • O-O

        Salam Kang Sandi, Kang SPngintip, Ning Dewi.
        Terkadang… (eh…kebanyakan) orang hanya bisa bicara tapi tak melakukan apa yg dia bicarakan, kalau dia paham yg dia bicarakan maka disebut munafik dan kalau tak paham yg dia omongkan (hanya hafalan)… disebut..hmmm ..burung beo.
        Tolong di tengok tulisan tentang Types of Leaders… yg paling atas (Leader by the position achieved) yaitu menjadi pemimpin karena mendapat jabatan yg terstruktur sbg pemimpin meski sebenarnya dia belum kapabel untuk kedudukan tsb… dampak KKN ngkali…. kayaknya tipe jenis ini yg banyak kita temukan saat ini. SO…. He/She isn’t the real Leader. Kalau saya…hmmm….belum patut dicontoh…soalnya bukan mulut tapi tangan dan kaki yg lebih suka bicara.
        Suwun.

  16. sandi

    salam kang ABR,

    he…he…he… maksud saya terlepas apapun type kepemimpinan yang sedang dijalankan, dan bagaimana posisi sebagai leaders itu diperoleh, pada umumnya kesuliian yang utama sebagai seorang pemimpin adalah mengambil keputusan, apalgi kalau keptusan itu masuk kategori ” high risk “, nah…. seringkali keputusan yang dihasilkan tidak effektif.

    berarti ada kesenjangan yang sangat signifikan, kepemimpinan sebagai ilmu dan kepemimpinan dalam praktek, pertanyaannya adalah, apakah ada bagian dari ilmu kepemimpinan yang memberikan kontribusi seorang pemimpin apapun typenya atau cara memperolehnya, yang tidak memiliki keberanian dan tepat dalam pengambilan keputusan, menjadi seorang pemimpin sejati?. yang mampu mengambil keputusan sesuai dengan lingkungan dan kondisi yang dihadapi?. mohon wedharannya kang.

    he…he….he… wah kalau bicara dengan tangan dan kaki, berarti harus ada sesi khusuh kang.

    suwun

    • O-O

      Salam Kang Sandi, Kang Wage dan Poro Sesepuh.
      Kang Sandi…. maap, sekedar share pendapat. Pemecahan permasalahan yang bagus didasarkan sistem SWOT yaitu didasarkan pada akar masalah timbulnya permasalahan (Strengths and Weaknesses), hal-hal apa yg kita miliki dan tidak kita miliki yaitu peluang (Opportunities) serta ancaman (Threat), kalau kita mengacu pada sistem SWOT untuk mendapatkan pemecahan masalah sbg dasar pengambilan keputusan agar tepat maka kita harus paham betul SWOT permasalahannya.
      Kang Wage…..He…he… curhat pada seseorang berarti orang tsb telah dianggap sbg sahabat…. terima kasih kang. Saya sebenarnya agak pesimis tentang warung ini kang…. semakin sepi… bahkan terkadang… ingin saya hapus semua tulisan saya… tapi… inget nasehat akang…. anggap saja warung ini sebagai papan tulis elektronik pribadi untuk dipakai sendiri dan bisa dibagi pada siapa saja yg tertarik pada isinya… Terima kasih petuahnya kang. Oh..ya… selamat kang…PDB jadi tumbuh berkembang dg pesat… sehingga makin banyak yg bisa belajar agar bisa mentertawai diri sendiri… sebelum mentertawakan orang lain.

      • sandi

        salam kang ABR,

        terima kasih wedharannya, dan saya harap tidak berkecil hati atas sepinya pengunjung, semuanya tentu ada proses, dan proses itu menurut saya tidak kalah penting di banding hasil

        suwun

      • O-O

        Kang Sandi…. Terima kasih atas Dukungan Moralnya Kang, Tulisan Strategic Leadership sedang saya siapkan… semoga tak membosankan. Suwun.

      • Wage

        Sepi gimana Kang? Ini khan ramai? Apalagi untuk blog yang membahas tentang kepemimpinan, pasarnya emang kecil. Coba kalau bikin blog tentang korupsi, mungkin rame kali Kang…
        Saya malah tahun pertama bikin blog tidak ada satupun komentar yang masuk. Asem khan?

        Apa yang dikatakan Kang Sandi benar, semuanya ada prosesnya. (Salam kenal Kang🙂 )

      • O-O

        Wkkkk….. Kang Wage bisa aja menghibur…. makasih kang, memang sangat tepat… semua butuh proses hingga makan waktu… cuma beda di Time Consuming. Maklum kang… kebiasaan kejar-mengejar sudah terlalu mendarah daging… kalau jalan santai pasti kena bentak “Jalan Kayak Keong” … padahal lebih cepet ribuan kali lipat dibanding keong.. he..he.. tapi itu duluuu… sekarang gantian giliran saya yg membentak.
        Oh…ya.. kang Sandi…. kita sama-sama belajar sebagai kewajiban agar keilmuan kita bisa semakin berguna buat sesama… mohon koreksinya bila tak sesuai dg kebenaran.

      • sandi

        salam Kang wage,

        salam kenal kembali kang, semoga akang juga tetp produktif membuat tulisan agar dapat dinikmati masyarakat.

        salam kang ABR,

        iya kang kita memang sama2 belajar, setiap hari apa yang kita lihat dan kita dengar itupun bagian dari proses belajar, sebagaimana dikatakan Nabi ” belajarlah kamu sampai ke liang lahat “, tapi kalau soal koreksi,… he…he…he…, sy tentu tidak ingin nguyahi segoro kang

        wassaalam

      • O-O

        Salam Kang Sandi.
        Betul kang… belajar sampek matek.. kata orang jawa timur. Hmm. kalau nguyahinya pakai “Uyah Bleng” khan beda kang… he…he.
        Suwun kang.

  17. Wage

    Salut dengan blognya Kloso Bedahnya Kang. Walau belum berumur jagung tapi komentar sudah membludak, sudah mencapai rekor 140an. wuihhh…..

    Mengenang saat awal nulis blog, berbulan bulan kosong melompong. Sekarang sudah lumayan, melebih target yaitu satu tulisan dua komentar, satunya komentar pengunjung, satunya reply dari penulis. Ha…haa.

    Lho?! Bingung, kok jadi curhat??? Maaf kang, keluar topik nih….nuwun

  18. Sang Pemimpi

    Salam kang ABR….

    Betul kata mbah wage…pangsa pasarnya bahasan leadership emang sedikit….ibarat piramida, ini sudah dipuncaknya…bahasannya sudah berat alias tingkat tinggi…sebenernya sih bisa aja walopun bahasan tingkat tinggi tapi kalo penyampaiannya mudah dimengerti alias tidak njlimet…dan kalo pengen menaikkan pasar, sekali kali dibahas bahasan yg rileks, yang ngga perlu mengernyitkan dahi, yg banyak dicari orang, yang sesuai dgn kondisi kekinian, yg banyak berhubungan dgn rakyat kecil….contoh satria piningit, joyoboyo, notonegoro, pemimpin yg korup dsb yg sering disearching orang….toh masih berhubungan dgn kepemimpinan…apalagi nama blog yg dipilih kang abr juga kelas berat…coba nama blognya kloso bedah, kesannya ngga berat bahasannya, walopun isinya diselipin bahasan2 kelas berat….

    Sepurone kang….saya coba melihat dari sudut pandang lain…tapi emang semuanya dikembalikan pada objectif yg ingin dicapai pada saat pembuatan blog…demikian sedikit masukan dari saya yah kang….tambahan kang, sekali kali akang baca dan ilmu komunikasi massa…ini ilmu berguna bagi pemimpin dimana media menguasai hajat hidup orang banyak seperti saat ini….suwun kang…..

    • O-O

      Salam Kang SPmimpi.
      Terima kasih masukannya kang, rencananya postingan awal tentang kepemimpinan dari kacamata internasional dan selanjutnya kacamata nasional… yg nasional sudah ada tulisan Cak JS dan tulisan saya sudah di PDB kang Wage…. hmmm barangkali akang berkenan nyumbang tulisan?
      Suwun Kang.

      • Sang Pemimpi

        Salam kang ABR

        Saya mulai dulu pengen bisa menulis seperti akang semuanya tapi ngga bisa2….selain idenya munculnya sekali-sekali jadinya tulisannya tidak runtut…jadinya kalo dibaca kacau balau….intinya emang ngga punya bakat jadi penulis….kalau bakat mah udah brojolin blog….hehehe….

      • O-O

        Salam Kang SPmimpi.
        Sama kang, dulunya saya juga gitu…bahkan…sampai kinipun masih gitu,,, ada dikit perbaikan sih… (maklum kang… saya tipe optimis, jadi mungkin sama saja tapi diyakini ada perbaikan dari hari ke hari)…. biasanya karena isi kepala banyak dan mau dikeluarin semuanya sedangkan jalan keluarnya sangat sempit dan kecepatannya lambat krn harus dijadikan tulisan .. apalagi nulisnya pakai ketikan 11 jari… apalagi pakai bahasa asing… kondisi ini disebut sindroma leher botol (bottleneck syndrome)…. diharapkan dg latihan maka akan memperbaiki kondisi ini. So… bikin aja kang… toh tak ada yg kenal identitas sebenarnya… jadi tak perlu malu kalau kurang bagus.
        Suwun kang.

  19. Salam kang 0-0,kang sandi,kang sang pengintip,simbah wage.rahayu semuanya,maav baru mau ikut kang..

    • O-O

      Salam Kang Nur.
      Wahh… Sugeng Rawuh Kang Nur…. ibarat iklan rokok… “Tak Ada Kang Nur..Tak Rame” …he..he.
      Semoga akang sehat wal’afiat selama ini dan slalu dlm lindunganNya.
      Suwun kang.

  20. Oh iya kang 0-0 @ lebih parah warung saya kang..jarang bgt pembeli yg ngeliat..hha,.

    • O-O

      Kang Nur…. ntar saya buat tautan warung akang disini… caranya masih bingung.. meski sudah diajari kang Wage…. maklum gaptek dan nyoba-nyoba bikin warung belum sebulan ini…. ntar saya coba lagi kang, bikin tautan… masih nyiapkan tulisan lanjutan. Suwun.

  21. Salam kang 0-0 @ hha,.kang 0-0 bisa aja nih,.suwun kang,..
    Simbah @ gmn kabare mbah..?

  22. wage

    Kang Nur, baik bak aja kang.
    Masih seperti biasa, bangun pagi, lari pagi, mandi dan tidur lagi….zzzzz

    • O-O

      Wah… simbah rawuh.
      Lapor Kang Wage, alamat baru PDB tak bisa dibuka. Muncul pesan: Server tidak ditemukan
      Firefox tidak menemukan server di http://www.dongengbudaya.com.
      Salam Kang.

      • wage

        Maaf khan atas ketidaknyamannnannya.
        Mungkin waktu Akang buka lagi ada maintenance atau error?
        Kagak tahu juga, tapi yang jelas saat saya buka tidak ada gangguan.
        Terima kasih atas laporannya.

        Blog lama di http://dongengbudaya.wordpress.com/ masih tetap saya buka. Kalau nulis pesan di WALL maka otomatis pesan akan masuk ke email saya.

        salam wage

      • O-O

        Pagi Kang Wage.
        Saya barusan nulis pesan di wall PDB yg lama tentang tak bisa masuk ke PDB yg baru. Barangkali para sesepuh ada yg mengalami hal yg sama spt saya?
        Suwun.

      • wage

        Maaf Kang, masih ditanyakan ke webmasternya.
        Omong2, Akang aksesnya pakai Hp kah ?
        Beberapa rekan yang pakai Hp juga punya keluhan sama.
        Mohon bersabar ya.

      • O-O

        Kang Wage…. saya akses lewat HP Samsung Satelit2 dan Aple Macbook Pro… menggunakan jaringan internet Telkom dan 3G GPRS tapi keduanya tak bisa akses. He..he… kalau soal pak sabar..iyalah kang… cuman jangan sampai PDB kehilangan momentum… kok ingat warungnya Kang Eddy Corret… tinggal puing-puing.

      • wage

        Syukurlah Kang, untuk sementara sudah tidak ada kendala lagi. Ngomong2, PKB, kagak terasa berat saat diakses Kang? Saya coba pakai laptop 512MB, lemot amat, sampai berhari-hari jenggotan nunggunya baru kebuka sempurna.
        Mungkin karena komputer cicilan kali ?

      • O-O

        Duhh… akses DB barusan (pkl 17.00 -17.25) kok masalah lagi ya kang… server tak ditemukan.
        Wah… terima kasih masukannya tentang PKB…. saya nggak ngeh.. bagaimana aksesnya kalau pakai komputer dg RAM <1 GByte…. saya baru sadar akan hal ini kang… mungkin krn tulisan berujud gambar sehingga makan banyak memori….. ahh… bagaimana solusinya kang? apa gambar dihapus ganti tulisan ketikan? saya akan coba buat ketikan langsung… mungkin amburadul settingannya…. untuk uji coba bikin 1 halaman baru.
        Kalau cicilan…. he..he… sama kang… saya juga nyicil untuk beli kijang, renovasi rumah dan laptop… sekalian dinikmati senyampang masih misa menikmati.

      • wage

        Akses berat bin lambat adalah wajar Kang, sebab Akang menampilkan seluruh gambarnya di halaman depan. Jadi solusinya harus dipotong dan sisakan satu atau dua gambar saja, sisanya ya “read more …” Caranya edit artikel dan klik icon yang ada tanda balok (insert more)

        DB error lagi ya? Ah, biarin aja. Kayak luka, nanti juga sembuh sendiri *pukul kepala*

      • O-O

        Duhhh…leganya Bopo Guru rawuh maringi ilmu kawruh….. Suwun Kang Wage… sebenarnya sudah lama saya ingin menanyakan cara menampilkan sebagian saja dari tulisan dg tulisan read more….. cuma kelupaan….. ternyata akang tahu sebelum saya tanya …wuih…sudah 2x ini kejadiannya.Suwun kang… oh ya kang…ternyata mengasyikkan juga bisa buka blog dan berinteraksi dg poro sesepuh…terutama saat mengalami kemacetan luar biasa spt saat ini.

      • Sang Pemimpi

        Setuju dgn mbah wage….yg bikin berat dalam satu page banyak sekali gambarnya….selain read more, bisakah gambar2nya dijadian page 2,3 dst…..sehingga loadingnya ngga terlalu berat….

      • O-O

        Hmm…. betul juga kang SPmimpi… terima kasih masukannya…. mungkin lebih baik i page isi 4-5 gambar dan saya tambahin 1 gambar isi ringkasannya dan kemungkinan penerapannya disesuaikan dg tradisi kita… mungkin lebih pass…. cuma… he..he… caranya mengatur lagi urutan tampilan tulisan…belum tahu.. bagaimana Bopo Guru..Akang Wage…mohon petunjuk… (harap maklum kang… lagi kondisi krisis leadership di negri kita saat ini semakin parah sehingga meski belum ngerti tatacara dan blm beli buku petunjuk wordpress sudah nekat bikin blog.)
        Suwun kang.

      • wage

        Sepertinya kagak perlu belu buku Kang. Internet sendiri khan buku? Tinggal ketik saja di google, kemudian di utak atik. Kagak akan meledak koq.

      • O-O

        He..he… bener juga kang…wah kayaknya makan waktu lama buat renovasi…nunggu libur sabtu-minggu ini… biar santai.
        lapor kang…DB masih hilang timbul servernya?.

      • wager

        Maklum aja Kang. Ibarat anak kecil yang lagi belajar berenang jadi suka timbul tenggelam. wakakakkkkkk

      • O-O

        He..he… sama seperti PKBedah…. mau menata ruangan..eee…malah berantakan.

      • wager

        Makanya judul pengantar doanya “No Pain No Gain”

      • O-O

        He…he…he…. sangat tepat kang.

  23. Sang Pemimpi

    Salam kang abr….

    Warungnya gimana kabarnya…yg punya warung rajin banget gelontorin hidangannya…hidangan lama belum habis2, tau2 udah banyak hidangan baru lagi….

    Kalo akses ke pkb sih selama ini lancar, baik dari laptop, tablet maupun handphone…cuman tergantung dari sinyal providernya terkadang dapet hsdpa tapi terkadang tinggal gprs….

    Demikian laporan pandangan matanya he3…

  24. ABR

    Salam Kang SPmimpi.
    Terima kasih laporan pandangannya kang. Barangkali sesepuh yg lain ada masalah saat akses PKB? Terima kasih atas laporan poro sedulur sesepuh semuanya….. laporan bisa dijadikan pertimbangan untuk kenyamanan selanjutnya. Suwun.

  25. Ini baru namanya penulis produktif dan layak dicontoh. Ilmu dibagi bagi gratis. Kagak perlu antre, rebutan apalagi bertaruh nyawa.

    Namun karena bacaannya serius dan tingkat tinggi maka efek sampingnya adalah kerutan di dahi sedikit bertambah atau garis rambut mundur sedikit kebelakang. Solusinya ya lari ke blog abal2 wakakakkkk.

    • O-O

      Wkkkk… Akang Wage bisa juga mbanyol.
      Suwun telah dijenguk kang….. saya masih kesulitan nengok rumah akang… apa servernya bukan wordpress ya kang?

  26. Remember to check out the Privacy Policy of the site.
    A less popular way to monetize your Twitter account is by inserting ads as part of your tweets.
    Making use of social media along with free and low-cost ways will get the word out without breaking the budget.

Bila Berkenan, Mohon Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s